Perang Rusia Ukraina
Sembilan Warga Sipil Tewas dalam Penembakan Oleh Pasukan Rusia di Wilayah Donetsk Ukraina
Sedikitnya sembilan warga sipil tewas oleh tembakan Rusia di wilayah Donetsk di Ukraina timur pada Selasa 3 Mei 2022, kata gubernur regional.
Jaksa Agung Ukraina, Iryna Venediktova, mengatakan dia memperkirakan akan ada "sejumlah besar" kasus pemerkosaan terkait dengan invasi tersebut.
Ketika ditanya pada konferensi pers pada hari Selasa berapa banyak kasus pemerkosaan yang tercatat di kantornya sejak dimulainya perang, Venediktova menolak memberikan angka.
Dia mengatakan bahwa meskipun dia memiliki bukti bahwa pria, wanita dan anak-anak Ukraina diperkosa oleh tentara Rusia, akan membutuhkan waktu untuk mengumpulkan pernyataan langsung.
“Beberapa korban kami masih berada di wilayah pendudukan, beberapa dari mereka sekarang berada di bagian barat Ukraina dan beberapa berada di luar negeri di negara-negara Eropa,” katanya.
“Korban belum siap bicara. Mereka masih takut orang Rusia akan kembali dan membunuh mereka.”
Lebih dari satu juta orang Ukraina, termasuk 200.000 anak-anak, dideportasi ke Rusia
Hampir 1,1 juta orang, termasuk hampir 200.000 anak-anak telah dideportasi dari Ukraina ke wilayah Rusia, kata Kementerian Pertahanan Rusia, menurut sebuah laporan Selasa dari kantor berita Interfax.
NBC belum dapat memverifikasi laporan tersebut.
Kolonel Jenderal Rusia Mikhail Mizintsev mengatakan orang-orang ini berasal dari Ukraina, termasuk wilayah Donetsk dan Lugansk yang diduduki oleh separatis dukungan Rusia.
Menurut Mizintsev, 11.500 orang lainnya dideportasi dalam 24 jam terakhir, termasuk 1.847 anak-anak.
Sumber: reuters/nbcnews.com