Berita Lembata Hari Ini
Masyarakat Pantai Selatan, Lembata Akhirnya Bisa Menikmati Ruas Jalan Berhotmix
Ruas jalan yang menghubungkan beberapa desa di wilayah itu dalam waktu dekat akan beraspal hotmix
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Edi Hayong
"Pekerjaan aspal jenis hotmix merupakan segmen terakhir dari Desa Duawutun menuju Desa Babokerong dan ini tentu sudah pada tahap final," jelasnya.
Baca juga: HP Vivo Y33T Cocok Untuk Game, RAM Besar, Cooling System Ponsel Tidak Panas Saat Main Game
Selama mengerjakan proyek infrastruktur jalan tersebut, pihaknya sudah bertekad untuk menjaga kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah selaku mitranya.
"Kami menjaga kepercayaan pemerintah melalui dana PEN pemerintah provinsi dalam pekerjaan ini," tandasnya.
Michael merincikan, proyek rehab rekon yang dikerjakan melalui dana PEN itu terbagi dalam beberapa bagian, di antaranya, segmen pertama dari jembatan Pelangi desa Bour, Kecamatan Nubatukan, menuju jalur Pansel melewati beberapa desa di kecamatan Nagawutung sepanjang 1.400 KIlometer (Km) dengan lebar jalan 4.5 meter. Kemudian segmen kedua, dari ujung segmen pertama sampai batas Desa Babokerong dan Desa Baobolak.
Baca juga: Sikap Krisdayanti yang Satu Ini Bikin Penyanyi Dangdut Iis Dahlia Geleng Kepala, Ada Apa?
Sedangkan untuk segmen lima dikerjakan sepanjang 9,7 Km dari Desa Idalolong menuju Dusun Lamanepa, Kecamatan Nagawutung.
"Dengan produk akhir yaitu pekerjaan timbunan material, sehingga total penanganan pekerjaan ruas jalan seluruhnya sepanjang 18.700 Km," tambahnya.
Selain pekerjaan aspal jenis hotmix, PT Belibis Raya Grup juga bakal mengerjakan rabat semen pada sayap kiri dan kanan dari lebar jalan 4.5 km tersebut.
Baca juga: Kronologi Anggota TNI dan Polri Diserang KKB Papua Saat Amankan Ibadah Minggu Gereka
Dia memastikan selalu melakukan pengawasan di setiap pekerjaan yang mereka lakukan.
Dia juga meminta semua masyarakat di Lembata mendukung pekerjaan yang sedang mereka lakukan sehingga bisa selesai tepat waktu dan cepat dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat demi mendorong pemulihan ekonomi di Lembata dan NTT pada umumnya.(*)