HUT Kartini 2022
Kartini-kartini Masa Depan dari SPEKSANYO Kupang
Prestasi ketiga siswi SPEKSANYO ini turut menambah deretan prestasi SMP Katolik Santo Yoseph Naikoten sebagai Sekolah Penggerak.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Di hari Kartini yang jatuh pada 21 April setiap tahunnya dirayakan oleh seluruh masyarakat khususnya para perempuan-perempuan di tanahair. Perayaan ini juga dilakukan para siswi SMP Katolik Santo Yoseph Naikoten Kota Kupang dengan mendulang prestasi yang diapresiasi tepat di hari Kartini tahun ini.
"Sebagai kartini-kartini masa kini dan masa depan, kita harus lebih berjuang dan meneruskan perjuangannya dari R.A Kartini. Karena beliau sudah memberikan kita previlege untuk bisa mendapatkan pendidikan sehingga kita juga harus sekolah dengan tekun," ungkap Finalis lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dengan judul YouTube Sebagai Media Pembelajaran di Era Pandemi, Sheila Putri Haryono.
Penelitian tentang YouTube sebagai media pembelajaran di masa pandemi diangkat Sheila karena menurutnya masih banyak orang yang belum mengetahui bahwa YouTube memiliki fungsi lain daripada sekedar sebagai media hiburan ternyata juga punya dampak positif yang bisa dijadikan sebagai sarana pembelajaran.
Baca juga: SPBE di Kota Kupang, Sebuah Langkah Menuju Smart City
penggemar YouTube channel Maudy Ayunda dan penyuka buku ini juga menyampaikan bahwa kita bisa memanfaatkan previlege yang kita miliki untuk mencapai impian atau tujuan kita.
Selain bekerja cerdas,Sheila juga lebih memilih untuk bekerja keras karena menurutnya jika sudah berusaha pasti tidak akan gagal.
"Tuhan tahu apa yang terbaik untuk kita,Tuhan tahu perjuangan kita," tutup Sheila.
Hal senada juga disampaikan sang juara lomba nasional Olimpiade IPA IPS di Jenius pada 26 Maret 2022 melalui online yang menyiapkan dirinya dengan belajar dan harus fokus.
Baca juga: Pengemis Cantik Ini Berubah Seketika Gegara Hal Sepele,KiniTerkenal Hingga RencanaIkut Miss Universe
"Tunjukan kalau perempuan-perempuan Indonesia, khususnya NTT itu bisa. Karena banyak mendapatkan informasi seperti orang tuh meremehkan perempuan kalau perempuan itu bisanya hanya di dapur saja tapi dengan hari Kartini ini kita tunjukkan bahwa kita juga bisa," tegas Brigita izaura Silli pada Kamis,(21/4/2022).
Brigita berpesan kepada teman-teman agar bisa menggunakan media sosial kepada hal yang jauh lebih positif. Karena perlombaan ini juga Brigita mendapat informasi dari media sosial.
Menurutnya persiapan untuk mengikuti lomba selama dua minggu dengan belajar sendiri dan tekat sehingga Brigita memberanikan diri untuk mendaftar.Awalnya sekolah tidak mengetahui jika dirinya mengikuti lomba.
Karena rasa ingin tahu yang besar Britney mencoba mendaftar di tingkat Provinsi dan lolos kemudian lanjut mengikuti lomba di tingkat nasional. Setelah dinyatakan lolos di tingkat nasional kemudian Britney memberitahukan kepada pihak sekolah.
Baca juga: Tak Hanya Invasi Ukraina, Rusia Juga Diambang Perang Lawan NATO dan AS, Ini Sebabnya!
"Yang pasti orang tua bangga dan senang,"ungkap Brigita.
Sekitar 600-700 orang peserta dari seluruh Indonesia dan yang masuk dalam perangkingan sejumlah 400 orang peserta lomba termasuk Brigita di urutan 326.
"Kejuaraan provinsi menyabet medali perunggu dan kekuatan nasional mendapatkan medali perak,"terangnya.