Paskah 2022
Misa Jumat Agung Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo, Ada Intensi Tim SAR Temukan Korban Tenggelam
intensi misa berarti misa yang dirayakan oleh imam diaplikasikan untuk kepentingan atau wujud tertentu umat pemberi intensi.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
"Berkat sinergi dan koordinasi yang solid proses Operasi SAR berjalan dengan baik aman dan lancar serta selalu mengedepankan safety diantara Tim SAR Gabungan, semoga pelaksanaan misi kemanusiaan ini menjadi amal yang baik bagi seluruh Tim SAR Gabungan di Sisi Tuhan Yang Maha Esa. Mewakili Tim SAR Gabungan, Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, Smeoga Saudara Vabio tenang disisi-Nya dan Keluarga diberikan ketabahan," katanya.
Baca juga: 11 KK Terdampak Pergerakan Tanah di Manggarai Barat Terima Bantuan
Sementara itu, jenazah korban yang berprofesi sebagai guide di Labuan Bajo itu ditemukan dalam gua yang berada di bawah Air Terjun Cunca Wulang.
Adalah Mateus Fandi Laswendo (27) dan Engel Tani (29), dua penyelam dari P3KOM Mabar yang menemukan jenazah Yoseph yang terpelungkup di sudut goa.
Setelah 20 meter turun ke lokasi menggunakan tali, mereka menyelam hingga kedalamam 7.5 meter. Di kedalaman itu mereka menemukan sebuah gua bawah air terjun.
Debit air yang besar dan air sungai yang keruh sangat menyulitkan pencarian, sebab visibility (jarak pandang) penyelam hanya 1-2 meter.
Untuk membantu para penyelam, warga mengurangi debit air dengan menutup dan mengalihkan aliran air dari atas air terjun, strategi ini cukup ampuh dalam proses pencarian.
"Kebetulan tadi debit air masih besar, maksudnya di air terjun masih besar sekali, dan mereka (penyelam) tidak bisa masuk ke dalam gua atau overhang, ada gua di kedalam 7.5 meter, masuk sekitar 4 sampai 5 meter. Saya dan teman (Mateus Fandi Laswendo) coba masuk dalam gua itu, sekitar 5 menit penyelaman kami sudah temukan korban di dalam sudah tidak bernyawa," kata Engel Tani diamini Mateus Fandi Laswendo saat ditemui di rumah duka di Golokoe Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo.
Baca juga: Begini Persiapan Menjelang Paskah di Paroki St Antonius Padua Sasi
Engel Tani menjelaskan, ia dan rekannya berjibaku melawan pusaran air di bawah sungai, jarak pandang yang kurang mengharuskan penggunaan senter khusus penyelam.
Engel dan Mateus Fandi Laswendo dengan alat bantu seadanya merangkak masuk dalam overhang, setelah melakukan penyisiran sekitar 15 meter, akhirnya mereka menemukan korban.
Jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan tali hingga permukaan sungai, dan selanjutnya tim SAR Gabungan membawa jenazah menggunakan ambulans ke rumah korban.
"Kami ikat tubuh korban. Kami keluarkan korban lalu tim kami panggil rekan dari tim SAR," kata Mateus Fandi Laswendo.
Sementara itu, isak tangis keluarga pecah saat jenazah Yoseph Febio Makasau (29) tiba di rumah duka di Golokoe Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Jumat 15 April 2022.
Baca juga: Pemerintah Rencana Terapkan Tarif Akses NIK Rp 1.000, Ini Alasannya
Jenazah korban yang dibawa menggunakan ambulans tiba sekitar pukul 15.10 Wita di rumah duka.
Sejumlah keluarga korban bahkan histeris melihat jenazah korban yang masih berada di dalam kantong jenazah.
Sementara itu, sejumlah keluarga dan rekan korban terus berdatangan ke rumah duka dan mengucapkan belasungkawa yang mendalam.