Sabtu, 9 Mei 2026

Ramadan 2022

TIPS Jalani Diet Aman saat Puasa Ramadhan, Begini Saran Ahli Gizi

Tidak menjaga pola makan saat sahur dan berbuka bisa gagalkan diet. Berikut Tips jalani diet aman saat Puasa Ramadhan, begini saran Ahli Gizi

Tayang:
Editor: Adiana Ahmad
istimewa
Ilustrasi Puasa Ramdhan - TIPS Jalani Diet Aman saat Puasa Ramadhan, Begini Saran Ahli Gizi 

TIPS Jalani Diet Aman saat Puasa Ramadhan, Begini Saran Ahli Gizi

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Puasa merupakan salah satu metode diet.

Namun jika tidak menjaga pola makan saat sahur dan berbuka bisa menyebabkan diet gagal. 

Nah, bagaimana tips jalani diet aman saat Puasa Ramadhan?

Begini Saran Ahli gizi. 

Ahli Gizi dari Universitas Airlangga (UNAIR), Mahmud Aditya Rifqi menuturkan, menahan lapar dan haus tidak semata-mata dapat dikatakan diet. 

Baca juga: Niat Puasa Ramadhan dan Artinya, Ini Waktu yang Tepat Membacanya

Diet  adalah mengatur pola makan. Hal itu penting dilakukan untuk memperbaiki status gizi, mengontrol atau menurunkan berat badan.

Ada bermacam-macam jenis diet, salah satunya adalah  intermittent fasting.

“Intermittent fasting merupakan metode mengatur pola makan dengan cara berpuasa beberapa waktu. Itu ada polanya. Kita umat muslim menerapkan prinsip diet ini dalam bentuk puasa ramadhan. Jadi dari salah satu metode diet, puasa itu salah satu metode juga dalam mengatur pola makan,” ujarnya dikutip dari laman unair.ac.id, Kamis (7/4/2022).

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR itu menegaskan, terdapat syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi jika ingin menjalankan puasa ramadhan sekaligus diet sehat menurunkan berat badan.

Baca juga: Bolehkah Menelan Ludah saat Puasa Ramadhan? Simak Penjelasan Ulama

Seperti, mengontrol diri saat sahur dan berbuka serta mengatur asupan.

Tak Berlebihan saat Buka Puasa

Saat puasa ramadhan tubuh dilatih untuk mengonsumsi makanan secara teratur yaitu di waktu sahur dan berbuka.

Namun jika waktu berbuka dijadikan sebagai ajang balas dendam, yakni dengan mengonsumsi makanan berlebih hingga malam hari maka hal tersebut tidak akan dapat mengurangi lemak dalam tubuh.

“Kalau puasa lalu malamnya tidak berhenti-henti makan, maka itu tidak akan mencapai tujuan (mengurangi berat badan),” tegas Mahmud.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved