Berita Rote Ndao Hari Ini
Ungkapan Hati Keluarga Korban, Samuel Ambi: Hundihuk Berduka, Keluarga Ikhlas
baik dari Pemerintah maupun dari tokoh agama, biarlah itu semua menjadi sesuatu yang dapat memulihkan seluruh keluarga.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, ROTE NDAO - Samuel Ambi yang mewakili keluarga dari kesembilan korban tenggelamnya KM Kuda Laut, mengungkapkan isi hatinya bahwa sementara ini Desa Hundihuk sedang berdukacita dan keluarga ikhlas.
Hal ini disampaikannya, saat memberi ungkapan hati mewakili seluruh keluarga korban di Gereja GMIT Pniel, Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Jumat, 01 April 2022.
"Kami di Desa Hundihuk ini, benar-benar mengalami luka yang sangat mendalam untuk mengikhlaskan kepergian sembilan saudara kami," ungkap Samuel.
Diceriterikannya, dalam satu hari warga Hundihuk mendengar 10 orang dalam satu desa meninggal dunia.
"Dengar satu orang dengan kematian biasa, juga mendengar KM Kuda Laut dengan 12 awaknya dari Desa Hundihuk mengalami musibah. Kami sebagai keluarga dan masyarakat di Desa Hundihuk mengalami luka yang sangat mendalam, seakan-akan tidak mendapat pemulihan," ujar Samuel.
Baca juga: Ketua Hari-Hari Besar Islam Sumba Barat Siap Gelar Tarawih Dengan Tetap Taat Prokes
Diibaratkan Samuel, seperti semua anak sulung telah dipanggil pulang, saat berjalan keliling di Desa Hundihuk, semua penuh dengan tangisan.
"Dari Hundihuk Timur, Barat, Utara dan Selatan, kini dalam keadaan tangisan yang luar biasa. Kami merasa sedih, kami merasa pilu karena ini peristiwa baru yang terjadi di Hundihuk," ungkap Samuel.
Memang, dijelaskan Samuel, sebelumnya sudah ada musibah yang pernah menimpa nelayan Hundihuk saat melaut, tetapi musibah kali ini, menelan korban yang cukup banyak yakni sembilan orang.
"Kami keluarga dan masyarakat Hundihuk sangat terpukul sekali," ungkapnya.
Baca juga: Mata Garuda NTT dan Unimor Sosialisasi Beasiswa
Lanjut Samuel, keluarga sangat merasa diberikan kekuatan, dipulihkan dan terhibur karena berbagai himbauan dan berbagai pemulihan yang terjadi.
"Saya mengatasnamakan keluarga yang sedang mengalami kedukaan, sesungguhnya dari hati yang paling dalam, kami membutuhkan doa dan penguatan dari semua unsur agar dapat dipulihkan kembali," kata Samuel.
Samuel juga menjelaskan tentang orang-orang terdekat dari korban.
Berbagai penghiburan baik dari Pemerintah maupun dari tokoh agama, biarlah itu semua menjadi sesuatu yang dapat memulihkan seluruh keluarga.
Baca juga: Beri Apresiasi kepada Kontingen POPDA V Asal Sikka, Kadis PKO: Jadi Terbaik dari yang Terbaik
"Kita merencanakan yang lain, tetapi Tuhan berkehendak lain. Dalam Firman-Nya, Tuhan berkata rancanganku bukan rancanganmu, kita harus pahami itu dan kita boleh dapat pemulihan," tutupnya.
Samuel mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu bersama rombong yang datang untuk memberi penghiburan dan penguatan kepada keluarga dari kesembilan korban tragedi KM Kuda Laut.
Samuel juga berterima kasih kepada seluruh Pendeta dan Jemaat yang hadir dan mendoakan keluarga korban. (*)