Ramadan 2022
Ceramah Ramadhan Hari Keenam, Tema Kultum Puasa Ramadan 2022: Puasa Berkualitas
Ada begitu banyak kumpulan ceramah Ramadhan atau Kultum Ramadan 2022. Di antaranya tentang puasa yang berkualitas
POS-KUPANG.COM - Ada begitu banyak kumpulan ceramah Ramadhan atau Kultum Ramadan 2022. Di antaranya tentang puasa yang berkualitas.
Puasa Ramadhan adalah ibadah istimewa yang akan dinilai langsung oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Puasa tidak dibatasi oleh pelipatgandaan pahala 10 sampai 700 kali. Pahala puasa bisa tak terbatas sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ
Setiap amal anak Adam dilipatgandakan; satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang serupa sampai tujuh ratus kali.
Baca juga: Persiapkan Diri Sambut Bulan Ramadhan,Ini Bacaan Niat Buka Puasa Ramadhan, Arab, Latin & Terjemahan
Allah Azza wa Jalla berfirman, “Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang membalasnya…” (HR. Muslim, An-Nasai, Ad-Darimi, dan Al-Baihaqi)
Dengan demikian, nilai puasa di sisi Allah akan sangat bergantung pada kualitasnya.
Semakin puasa berkualitas, semakin tinggi nilainya di sisi Allah.
Sebaliknya, puasa yang kualitasnya sekedar menahan lapar dan haus, ia tidak bernilai apa-apa di sisiNya. Persis seperti sabda Nabi:
رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلاَّ الْجُوعُ
Betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa baginya kecuali rasa lapar. (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah)
Mengerjakan amal dengan optimal dan berusaha mendapatkan kualitas tertinggi adalah sebuah keharusan. Inilah mengapa Dr. Musthafa Dieb Al-Bugho dan Muhyidin Mistu dalam Al-Wafi saat menjelaskan hadits :
إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ
Baca juga: Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan Tahun Lalu, Jika Lupa Jumlahnya
Sesungguhnya Allah mewajibkan berlaku ihsan dalam segala hal. (HR. Muslim)
Beliau berdua mengatakan: Hadits ini merupakan nash (dalil) yang menunjukkan keharusan berlaku ihsan.