Berita Kota Kupang Hari Ini
Romo Maxi Un Bria Sebut Perayaan Rabu Abu Momentum Umat Katolik Berdamai Dengan Tuhan
pengalaman dan suasana kebatinan manakala mendapatkan pengampunan dari Allah merupakan suatu kebahagiaan.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, KUPANG - "Berilah dirimu untuk berdamai dengan Tuhan, " Itulah pesan utama dari Romo Maxi Un Bria, Pr dalam perayaan Misa Rabu Abu Di Gereja Katolik Santa Maria Assumpta, Rabu 2 Maret 2022.
Menurut Romo Maxi, dalam Gereja Katolik, masa Prapaskah diawali dengan perayaan Rabu Abu.
Rabu Abu, lanjut Romo Maxi, adalah hari pertama Masa Prapaska, yang menandai bahwa Umat Katolik sedang memasuki masa tobat 40 hari, dimana umat kristiani dituntut untuk bertobat, berpuasa, bermati raga, dan berbagi kasih dengan sesama sebelum merayakan Paskah.
Rabu Abu 2022 tahun ini, lanjut Romo Maxi, jatuh pada hari Rabu, 2 Maret 2022.
Baca juga: Kepala Kemenag Kota Kupang Minta Umat Hindu Taati Enam Tahapan Perayaan di Hari Raya Nyepi
Masa puasa dalam Gereja Katolik, kata Romo Maxi, ditandai dengan penerimaan Abu yang dirayakan pada hari Rabu Abu hari ini, Rabu 2 Maret 2022.
"Segenap umat Kristiani sejati diminta untuk menyadari bahwa dengan pertobatan, dan penyesalan atas segala dosa kita sedang mendamaikan diri dengan Tuhan dan sesama, " ucap Romo Maxi Un Bria, Pr, dalam Khotbahnya.
Romo Maxi mengatakan, pengalaman dan suasana kebatinan manakala mendapatkan pengampunan dari Allah merupakan suatu kebahagiaan.
Baca juga: Begini Potret Pendampingan Hukum Gratis di LBH Apik NTT
"Dan juga pengampunan dari orang disekitar kita yang mungkin pernah dilukai hatinya, pengalaman ketika kita diampuni kita diterima oleh sesama manusia itu juga memberikan suatu kebahagiaan, " ungkapnya.
Romo Maxi menambahkan, dosa yang telah dibuat manusia dalam ziarah hidup baik secara pikiran, perkataan, dan tindakan kadang-kadang menjauhkan diri kita dalam persekutuan yang akrab dengan Tuhan dan sesama.
Oleh sebab itu, Romo Maxi mengingatkan, masa puasa yang dimulai pada hari ini menjadi momentum rahmat bagi umat untuk menyadari betapa pentingnya menyadari hidup sebagai orang yang berdosa.
Baca juga: Percepatan Vaksinasi, Polres Kupang Kota Sasar Warga Pasar
"Artinya kesadaran sebagai orang berdosa, karena kita yang sadar dan tergerak untuk berbagi kepada Allah, serta memohon ampun kepada sesama yang pernah kita lukai. Berpuasa, berdoa, dan beramal semuanya harus dilakukan dengan hati yang ikhlas, penuh rahasia, dan jauh dari publikasi karen kita melakukan dengan hati yang tulus, " Pinta Romo.
Di akhir khotbah, Romo Maxi mengajak seluruh umat untuk Bertekun didalam kuasa doa dan amal selama masa puasa ini sebagai persiapan dan juga sebagai ekspresi iman dalam Agama Katolik dalam menyongsong perayaan Paskah.
Pantauan POS-KUPANG.COM di Gereja Santa Maria Assumpta Kota Kupang, Misa Rabu Abu dilaksanakan tepat pukul 15.00 Wita dan Juga 17.00 Wita.
Baca juga: Kepala Kemenag Kota Kupang Minta Umat Hindu Taati Enam Tahapan Perayaan di Hari Raya Nyepi
Perayaan misa berjalan hikmat dengan protokol kesehatan yang ketat.
Tampak para umat menerima Abu oleh Romo Maxi, serta para biarawan biarawati dengan penandaan Abu yang dioleskan di dahi dan ubun-ubun sebagai ungkapan pertobatan umat sebelum merayakan Pesta Paskah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/umat-ketika-menerima-abu-sebagai-tanda-pertobatan.jpg)