Berita Sumba Timur

Kempo Masuk Ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Umalulu Sumba Timur

keinginan murni dari para siswa ketika ditanyakan cabang olahraga yang diinginkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler sekolah. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ketua Umum Pengurus Kabupaten PERKEMI Sumba Timur Djunaidi Bin Garib menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kepala SMA Negeri II Umalulu kecamatan Umalulu, Yakobus Riwu, Sabtu 19 Februari 2022.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Kabupaten Sumba Timur terus mengembangkan sayapnya di berbagai pelosok di wilayah tersebut. 

Selain instansi Pemerintah dan BUMN, lembaga pendidikan juga disasar PERKEMI agar beladiri Kempo masuk dalam kegiatan ekstrakurikuler siswa. 

Ketua Umum Pengurus Kabupaten PERKEMI Sumba Timur Djunaidi Bin Garib menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kepala SMA Negeri II Umalulu kecamatan Umalulu, Yakobus Riwu pada Sabtu 19 Februari 2022 di sekolah itu. 

Baca juga: Pasca Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Terhadap Istri di Sumba Timur, Kuasa Hukum : Ini Misterius 

Djunaidi menegaskan, sebagai cabang olahraga beladiri super prioritas di NTT, Kenshi Shorinji Kempo memiliki peluang dan masa depan yang cemerlang untuk dibina sebagai atlet.  

"Bahwa suatu saat nanti Kenshi asal Dojo PERKEMI SMA Negeri 2 Umalulu yang berlokasi di desa Wanga ini akan melahirkan atlet-atlet yang mampu meraih prestasi bukan hanya di tingkat lokal, regional dan nasional tapi bahkan di tingkat dunia. Untuk itu, jangan ragu berlatih Kempo," ujar Djunaidi yang didampingi Sekretaris PERKEMI Sumba Timur, Umbu Martono.  

Dikatakan, PERKEMI Sumba Timur merupakan organisasi beladiri profesional yang memiliki Dojo terbanyak saat ini dengan 17 Dojo dan tersebar hampir di semua wilayah kecamatan yang ada. 

Baca juga: Dukungan Airlangga Hartarto Presiden Mengalir, SAH Deklarasikan dari Lewa Sumba Timur

"Dan Dojo - Dojo PERKEMI Sumba Timur akan terus bertambah karena dalam program PERKEMI menyasar dari Kota hingga Desa," papar Djunaidi yang juga Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumba Timur itu. 

Pada kesempatan itu, Djunaidi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah khususnya Bupati Khristofel Praing dan Wakil Bupati David Melo Wadu yang juga merupakan Ketua Umum dan Ketua Harian KONI Sumba Timur atas perhatian yang tinggi terhadap perkembangan cabang olahraga prestasi di wilayah tersebut. 

Kepala SMA Negeri 2 Umalulu, Yakobus Riwu mengungkapkan, pembukaan Dojo PERKEMI di sekolah tersebut adalah keinginan murni dari para siswa ketika ditanyakan cabang olahraga yang diinginkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler sekolah. 

Baca juga: Ini Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Sumba Timur Hari Ini

"Sewaktu guru - guru disini menanyakan cabang olahraga mana yang diinginkan siswa di SMA Negeri 2 Umalulu ini, mereka menjawab beladiri Shorinji Kempo. Oleh karena itu. kami sampaikan terima kasih banyak kepada PERKEMI Sumba Timur yang dengan cepat merespon keinginan kami melalui penandatanganan MoU hari ini," ujarnya. 

Acara penandatanganan MoU tersebut juga diiringi dengan atraksi teknik Kempo oleh sejumlah Kenshi - Kenshi berprestasi asal Dojo PERKEMI Matawai Amahu.(*)

Berita Sumba Timur Hari Ini 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved