Berita Nasional Hari Ini
KKB di Papua Serang Bertubi-Tubi, Tembak Prajurit TNI Hingga Bakar Rumah Saat Umat Sedang Ibadah
Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua melakukan serangan secara membabibuta akhir pekan kemarin. Dalam serangan itu dua korban kini dirawat intensif.
Sementara dua korban akibat aksi brutal itu, baik Hermansyah maupun warga sipil itu kini dalam kondisi stabil.
"Kedua korban masih stabil setelah menjalani perawatan di Puskesmas Ilaga," ujarnya.
"Kondisinya stabil dan masih sadar. Juga kondisi warga sipil kemarin yang juga ditembak KST (KKB) Papua kondisinya masih alhamdulillah stabil," katanya.
Untuk diketahui, aksi KKB membakar rumah penduduk itu terjadi di Distrik Omukia dan Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu 20 Februari 2022.
Baca juga: Tumpaskan KKB di Papua, TNI AD Pasukan Setan Diterjunkan, Ini Kehebatan Pasukan Setan
Tentang aksi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat yang dilakukan KST di Kabupaten Puncak, katanya, bermula dari evakuasi korban penembakan pada pukul 07.00 WIT.
Evakuasi tersebut dilakukan oleh tim gabungan aparat keamanan TNI Polri yang dipimpin Kapten Pas Geri Kurniawan.
Kapten Geri Kurniawan merupakan Dansektor Satgas Lanud Kopasgat. Tim itu berangkat dari Puskesmas menuju Bandara Aminggura Ilaga, Distrik Omukia Kabupaten Puncak menggunakan 3 unit kendaraan roda empat.
"Saat berada di Bandara, tiba-tiba dari atas bukit ada tembakan yang dilakukan oleh KST ke arah Aparat Keamanan."
Saat itu, aparat TNI dari Kopasgat membalas tembakan ke arah KST," jelas Kapendam XVII/Cenderawasih.
"Pada pukul 09.40 WIT, kembali KST mengeluarkan tembakan di Kampung Nipuralome, Distrik Ilaga yang berdekatan dengan Tower Telkomsel," tambahnya.
Tidak hanya itu, pada pukul 09.45 Wit kembali KST membakar Pasar Tradisional Ilaga di Kampung Nipuralome
Selanjutnya Kapendam XVII/Cenderawasih mengungkapkan untuk meyakinkan tindakan pembakaran pasar oleh KST, maka Aparat TNI menerbangkan Drone ke arah bunyi tembakan dan kepulan asap.
"Hasil dari pantauan Drone, terlihat 7 orang KST dengan membawa senjata 1 Pucuk SS1 berada di sekitar Tower Telkomsel dan kepulan asap berasal dari rumah warga yang dibakar," ungkap Kapendam.
"Kemudian pada pukul 10.35 Wit kembali terdengar tembakan pistol sekitar 15 kali dari arah bangunan Gereja atau bawah Aula Negelar Distrik Ilaga yang berjarak sekitar 150 meter dari Pasar Tradisional Ilaga," pungkasnya.
Tidak lama setelah kejadian tersebut, sekitar pukul 11.48 Wit terjadi aksi mencurigakan 2 orang KST menggunakan 1 unit sepeda motor dengan kecepatan tinggi dari arah Kampung Kunga, Distrik Gome melintasi Pos Koramil Gome
Baca juga: KKB Papua Ancaman Gubernur dan Para Bupati: Berani Dukung Pemekaran Papua, Kalian Akan Ditembak