PLBN Napan
Menteri PUPR Kebut PLBN Napan TTU, Bupati Juandi Dorong Ekspor-Impor
Pelaksanaan konstruksinya telah dilaksanakan sejak 30 November 2020 dengan alokasi APBN sebesar Rp 106,2 miliar.
Pembangunan ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2015 tentang Percepatan Pembangunan Tujuh Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.
Baca juga: Perbatasan NTT-RDTL, Berkat Bantuan TNI, Warga Napan Kini Terbebas dari Krisis Air Bersih
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) NTT, Petrus Seran Tahuk, menjelaskan PLBN adalah unit kerja Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP). Pihaknya hanya melaksanakan fungsi koordinasi dalam proses pengerjaan PLBN Napan.
"Kehadiran PLBN di NTT berdampak besar secara ekonomi bagi masyarakat kawasan perbatasan Timor Leste dan Indonesia," kata Petrus, Jumat 18 Februari 2022.
Selama ini, pihaknya melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi guna mengintegrasikan program-program yang konkrit untuk tujuan yang telah direncanakan. Tujuan itu adaalah, pertama, meningkatkan infrastruktur ekonomi dasar.
Kedua, infrastruktur pendidikan dasar. Ketiga, infrastruktur kesehatan dasar.
"Ketiga dasar inilah yang menjadi dasar utama bagi warga negara di daerah perbatasan. Hal ini wajib dipenuhi oleh negara," tegas Petrus.
Baca juga: Pembangunan PLBN Napan Ditandai dengan Upacara Adat
Ia menjelaskan hadirnya PLBN bagian dari pusat pengendalian barang, jasa, maupun manusia tingkat negara. Sebagai BPPD NTT, pihaknya selalu mengusahakan program-program perbatasan yang disinkronkan dengan program-program BNPP atau 27 kementerian lembaga yang menjadi mitra.
Ini didorong juga dengan enam perguruan tinggi yang dihimpun untuk menjadi pemerhati guna memberikan ilmu-ilmu dalam pengelolan perbatasan.
Ekspor Impor
"Ada 12 kabupaten di NTT yang dikategorikan berbatasan dengan negara. Ada 7 kabupaten yang dikategorikan menurut Inpres Nomor 179 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Perbatasan Negara di NTT. Tujuh kabupaten ini menjadi kabupaten prioritas pembangunan oleh negara," paparnuya.
Baca juga: Kodim 1618 TTU Kembali Distribusikan Air Bersih ke Pos Napan
Dari 7 kabupaten ini menurut Petrus terdapat 38 kecamatan yang menjadi kecamatan prioritas pembangunan negara. 7 kabupaten tersebut yakni, Kabupaten Kupang, Malaka, Belu, TTU, Sabu Raijua, Rote dan Alor.
"Kami fokus pada problem prioritas yakni tiga hal mendasar untuk infrastruktur ekonomi, infrastruktur dasar pendidikan, infrastruktur dasar kesehatan, dan area prioritas yakni pembangunan 38 kecamatan dari 7 kabupaten," kata dia.
Bupati TTU Juandi David, memberi respon positif atas segera dirampungkannya pembangunan PLBN Napan yang terletak di Kecamatan Bikomi Utara.
"PLBN Napan merupakan proyek pekerjaan yang dibiayai APBN. Meskipun demikian, Pemda TTU mendukung penuh pembangunan PLBN Napan agar segera selesai dalam waktu dekat," kata Juandi, Sabtu 19 Februari 2022.
Baca juga: Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Terima Senjata Secara Sukarela dari Warga Desa Napan
Pasalnya, menutut Juandi keberadaan PLBN Napan secara tidak langsung akan membawa dampak positif untuk Kabupaten TTU.
"Kalau sudah selesai, dampaknya untuk Kabupaten TTU itu sangat besar. Karena semua akses ekspor-impor pasti akan lewat jalur itu," kata dia.