Berita Nasional Hari Ini

Adik Kandung Prabowo Subianto Disebut Main Proyek IKN Nusantara, Begini Katanya Saat Namanya Disebut

Upaya pemerintah membangun lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, kini terus bergulir. Prabowo Subianto kini jadi sorotan. Lho

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo Subianto menampik semua tudingan bahwa ia juga kecipratan proyek IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Dan, keraguan itu diungkapkan Prabowo saat dikonfirmasi wartawan terkait wacana yang menduetkannya dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

Ia meladeni pertanyaan wartawan tersebut, manakala ia hadir dalam acara di Kampus Uiversitas Gadjah Mada Yogyakarta, Jumat 4 Februari 2022.

"Kamu itu, aku datang bicara teknologi kamu bicara itu (duet dengan Cak Imin di Pilpres 2024)," kata Prabowo, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Minggu 6 Februari 2022.

Baca juga: Menhan RI Prabowo Subianto Bakal Borong 2 Kapal Selam Scorpene Prancis, Bagaimana Spesifikasinya?

Wacana duet Prabowo Subianto dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Pilpres 2024 pertama disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid pada akhir 2021.

Awalnya, Prabowo merasa heran dengan adanya pertanyaan tersebut.

Kendati demikian, ia justru mempertanyakan kembali soal peluangnya maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Sebab, ia belum bisa memastikan apakah akan kembali maju di gelaran Pemilu 2024.

"Menurut kamu gimana, aku ada peluang enggak? Kok Cak Imin, aku aja belum tentu loh," ujar Prabowo.

Prediksi Pengamat

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan keinginan PKB untuk menduetkan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan Prabowo Subianto dinilai sah-sah saja.

Namun menurut Ray, keputusan tersebut ada di tangan Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra.

"Keinginan PKB untuk menduetkan Prabowo dengan Cak Imin, tentu sah-sah saja. Sekalipun, titik keputusannya ada di tangan Pak Prabowo," kata Ray kepada Tribunnews.com, Sabtu 5 Februari 2022.

Alasan itu lantaran elektabilitas Prabowo jadi salah satu yang paling menonjol untuk dicalonkan sebagai presiden.

Di sisi lain, nama Cak Imin sebagai calon presiden maupun wakil presiden masih abu - abu.

Baca juga: MENGEJUTKAN, Prabowo Subianto Ternyata Belum Pasti Maju pada Pilpres 2024: Apakah Saya Masih Layak?

Faktor lainnya, hubungan PKB dan Nahdlatul Ulama (NU) terlihat makin repot usai terpilihnya Ketum PBNU yang baru.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved