Unwira Kupang

Unwira Kupang Gelar Seminar Nasional Vista #3

Universitas Katolik Widya Mandira Kupang ( Unwira Kupang) melaksanakan kegiatan Seminar Nasional online

Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Rektor Unwira Kupang, Pater Dr. Philipus Tule, SVD saat berikan sambutan dalam kegiatan Seminar Nasional Vista #3 di Auditorium Rektorat Universitas Katolik Widya Mandira Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Universitas Katolik Widya Mandira Kupang ( Unwira Kupang) melaksanakan kegiatan Seminar Nasional online (kali ini dengan metode hybrid) VISTA #3 dengan topik "Kota Tangguh"
Kegiatan Seminar Nasional (SemNas) Vista #3 ini diprakarsai oleh Program Studi (Prodi) Arsitektur Unwira Kupang. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari SemNas VISTA #1 dan VISTA #2.

Kegiatan ini berlangsung secara luring maupun daring (hybrid) di Auditorium Rektorat Universitas Katolik Widya Mandira dan dibuka langsung oleh Rektor Pater Dr. Philipus Tule, SVD pada Senin, 14 Februari 2022.

Dalam sambutannya Rektor Unwira Kupang, Pater Dr. Philipus Tule, SVD menyampaikan apresiasi yang tinggi akan inisiatif dari Kaprodi Arsitektur, Dekan Fakultas Teknik serta panitia SemNas VISTA, karena dalam perspektif akademis kegiatan ini adalah wujud perpaduan yang serasi dari Tridharma Perguruan Tinggi pada masa pandemi Covid-19.

"Ketika saya membaca akronim VISTA secara teliti (Vernacular, Inovasi, Sustainable, Transformasi, Arsitektur) serta tema utama Semnas VISTA #3 ini, saya langsung bernostalgia pada pergumulan akademisku bersama Prof. James Fox (The Australian National University, Canberra)", kata Pater Philipus dalam sambutannya.

Baca juga: Unwira Kupang Terus Kampanyekan kepada Calon Mahasiswa untuk Kuliah pada Fakultas MIPA

Pater Dr. Philipus Tule, SVD mengisahkan pengalaman Profesornya pada waktu itu menjadi konsultan Proyek Air Minum dan Penataan Kota di beberapa kota di Indonesia, termasuk kota Mataram (NTB).

Lanjut Pater Philipus, Profesor James Fox mengisahkan tentang Proyek Kota Tangguh (Resilient City Project) sebagai program kegiatan yang dipelopori oleh Yayasan Rockefeller yang bertujuan untuk membantu kota-kota agar menjadi kota yang tangguh dalam menghadapi guncangan dan tantangan fisik, sosial, dan ekonomi yang berkembang pada abad ke 21 ini.

Salah satu hal yang dikaji adalah masalah resapan atau rembesan air dari bak WC ke sumur/perigi yang sudah tak terbendung lagi.

Demikian juga dengan rembesan air dari Bak WC di Kota karang Kupang, yang tak tersaring dengan baik karena kharakteristik geologis pada tanah di kota kupang di mana terdapat kanal-kanal bawah tanah / lorong-lorong yang terbentuk oleh komposisi karang itu.

Baca juga: Pakar Hukum Unwira Kupang Desak Kejari TTU Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Puskesmas Inbate

Konsep Kota Tangguh (Resilient City) dalam penerapannya sangat penting mengingat posisi kebanyakan kota-kota di Indonesia (termasuk Kupang) yang tidak terlepas dari berbagai jenis ancaman bencana alam dan bencana akibat perilaku manusia.

Menurut Pater Philipus ketika para pakar dan akademisi Arsitektur Unwira dan narasumber lain dari berbagai PT, termasuk PT yang tergabung dalam APTIK (sosiasi Pendidikan Tinggi Katolik) berbicara tentang VISTA, maka sesungguhnya semua sedang berbicara tentang suatu terobosan baru, breakthrough, change and transformation atau perubahan yang signifikan, positif dan inovatif dalam proses pembelajaran berbasis riset yang berkonteks lokal tapi berorientasi global, termasuk pada konsep penataan Resilient City atau Smart City.

Hal itu berarti peran para akademisi Arsitektur Unwira dan semua Perguruan Tinggi yang terkait di dalamnya sudah mulai meninggalkan metode lama atau konvensional, yang cenderung mengurung para dosen dan mahasiswa dalam sangkar Widya Mandira (bhs Sansekerta yang berarti "Menara gading ilmu pengetahuan).
Sebaliknya,

"Kegiatan dan inisiatif SemNas VISTA #3 bertema "Kota Tangguh" (Resilient City) ini memperkenalkan kita dengan suatu pola pikir baru untuk berdiskusi dan merancang kota atau dwelling place kita secara baru", tutur Rektor

"Saya yakin bahwa SemNas VISTA #3 ini (baik sesi utama maupun sesi paralel), akan menginspirasi kita untuk bergerak maju ke arah visi pedagogi baru dan inovatif", ungkap Pater Philipus

Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Arsitektur Unwira, Benediktus Boli, ST., MT menyampaikan bahwa SemNas Vista #3 merupakan rangkaian seminar nasional tahunan Prodi Arsitektur Unwira Kupang.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved