Kota Kupang Terkini

Mahasiswa KKN GENTASKIN Latih Petani Desa Koa Menghasilkan Produk Ini

Mahasiswa KKN Tematik GENTASKIN Kelompok 5 yang sedang bertugas di Desa Koa, Kecamatan Mollo Barat, menggelar pelatihan pembuatan pupuk bokasi

POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
MAHASISWA KKN - Mahasiswa KKN Tematik GENTASKIN Kelompok 5 bersama warga sedang membuat pupuk bokasi dan pestisida. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Mahasiswa KKN Tematik GENTASKIN Kelompok 5 yang sedang bertugas di Desa Koa, Kecamatan Mollo Barat, menggelar pelatihan pembuatan pupuk bokasi dan pestisida nabati bagi para petani pada, Jumat 29 Agustus 2025.

Kelompok mahasiswa KKN ini merupakan gabungan dari beberapa Universitas di NTT dengan beragam disiplin ilmu

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima POS-KUPANG.COM, Minggu (31/8/2025), kegiatan tersebut disambut hangat oleh masyarakat karena ilmunya bisa langsung dipraktikkan di kebun mereka.

Ketua Divisi Pertanian, Yosep Kalasansius Biku atau yang akrab disapa Yoss, menjelaskan pelatihan ini bertujuan membantu petani memanfaatkan bahan-bahan lokal agar tidak selalu bergantung pada pupuk dan pestisida kimia.

Baca juga: Dosen dan Mahasiswa Unimor Beri Pelatihan ke Kelompok Minyak Atsiri Kayu Putih di Desa Humusu TTU

"Kami ingin berbagi pengetahuan bagaimana membuat pupuk bokashi dan pestisida nabati dengan memanfaatkan bahan sekitar. Harapannya, ini bisa menjaga tanah tetap subur dan biaya pertanian lebih hemat," ujar Yosep Kalasansius Biku, mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Kupang Prodi Teknologi Industri Hortikultura.

Sementara itu, Ketua P3A Desa Koa, Yusuf Banyamin Abani, mengaku senang dengan kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN.

"Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat. Bahan-bahannya mudah diperoleh, jadi kami bisa langsung praktik. dengan cara ini, biaya bisa ditekan dan tanaman tetap sehat," kata Yusuf Banyamin Abani.

Tak hanya dari divisi pertanian, mahasiswa divisi kesehatan juga ikut terlibat. 

Baca juga: Mahasiswa Jepang Kunjungi SMA Negeri 3 Waingapu untuk Belajar Bahasa dan Bertukar Pengetahuan

Salah satunya, Godelianus Papik, menegaskan bahwa pertanian organik sangat berhubungan dengan kesehatan masyarakat.

"Kalau pertanian kita sehat, hasilnya juga baik untuk keluarga. Ini bisa membantu cegah stunting dan masalah gizi," jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini mendapat dukungan dari warga. 

Melalui kerja sama lintas bidang, KKN GENTASKIN Kelompok 5 berharap bisa memberi dampak nyata bagi pertanian, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Desa Koa(ray)

 Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved