Berita NTT Hari Ini
Breaking News: 1.165 Kasus DBD di NTT Terjadi Dalam Dua Bulan Terakhir
asus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Nusa Tenggara Timur sudah mencapai 1.165 kasus. Jumlah ini mengalami peningkatan pada kurun waktu belum dua bulan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Nusa Tenggara Timur sudah mencapai 1.165 kasus. Jumlah ini mengalami peningkatan pada kurun waktu belum dua bulan di tahun 2022 ini. Kasus tersebar hampir di semua Kabupaten/Kota di NTT.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr. Meserasi Ataupah, menjelaskan total kasus hingga 14 Februari 2022 sudah 1.165 orang dan 8 orang meninggal dunia.
"Kasus ini naik dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya sebesar 661 kasus dan 4 kematian," kata dia, Selasa 15 Februari 2022
Dia menerangkan, pada bulan Januari 2022 total kasus sudah 905 penderita dan Februari 250 penderita. Peningkatan kasus dibanding tahun lalu peridoe yang sama terjadi peningkatan sebesar 58 persen.
Baca juga: BIN Daerah NTT Gelar Vaksin Pelajar pada Dua Titik di Kabupaten Kupang
Meserasi juga menjelaskan kasus kematian berada di Kabupaten Nagekeo 1 orang, Sikka 1 orang, Ngada 3 orang, Kota Kupang 1 orang, Sumba Tengah 1 dan Sumba Barat Daya 1 orang.
Kasus tertinggi berada di Kabupaten Manggarai Barat dengan jumlah 220, Kota Kupang 208 kasus, Sikka 156, Sumba Barat Daya 104 dan Lembata 83 kasus.
Permasalahan DBD di Provinsi NTT, ujar Meserasi, dibutuhkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DBD masih rendah. Koordinasi dan kolaborasi dengan lintas sektor belum berjalan dengan baik.
"Pemberantasan sarang nyamuk belum dilaksanakan secara rutin. Penderita DBD yang meninggal terlambat dibawa ke faskes," katanya.
Baca juga: Sekretaris Pelti NTT, Rudy Basuki: Selamat Bertugas KONI NTT Masa Bakti 2021-2025
Menurut dia empat pilar strategi pencegahan dan pengendalian DBD yakni memperkuat surveilans kasus dan surveilans vektor didukung dengan laboratorium yang memadai.
Selain itu, memperkuat penatalaksanaan penderita di fasilitas kesehatan dan meningkatkan pemberantasan vektor secara terpadu bersama masyarakat serta memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak dalam pencegahan dan penanggulangan KLB DBD.
Pendistribusian Logistik DBD (Abate, Malathion) ke 22 Kabupaten/Kota Januari 2022 telah dilakukan. Kunjungan ke Kabupaten Sikka, Nagekeo, Ngada, Kota Kupang untuk melakukan penyelidikan epidemiologi memutus mata rantai penularan oleh Tim Provinsi bersama tim Kabupaten pada bulan Januari 2022
Dia mengimbau, pemberantasan sarang nyamuk yakni menutup, menguras penampung air sekali dalam seminggu, mendaur ulang barang-barang bekas dan plus menabur larvasida, tidur menggunakan kelambu, menggunakan anti nyamuk, pada tempat yang menampung air memelihara ikan kepala timah.
Baca juga: Aji Santoso Akui Pemain Remehkan Lawan Laga Persebaya vs Persija Berakhir Imbang Skor 3-3
"Dukungan pemerintah setempat RT/RW/Kelurahan untuk menggerakkan warga melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk secara rutin dalam seminggu satu kali," tambahnya.
"Kabupaten Manggarai Timur sebelumnya nol kasus namun sudah terpapar 7 orang. Saat ini Kabupaten Alor dan Kabupaten Rote Ndao tanpa kasus," sebut Meserasi menjelaskan.