Berita Kota Kupang
501 Warga Kelurahan Alak Siap Menerima Bantuan Siklon Tropis Seroja
Kategori untuk rumah yang mendapatkan bantuan dijelaskan Pether bahwa terdiri dari 3 kategori kerusakan.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, KUPANG - 501 warga Kelurahan Alak yang terdampak badai siklon tropis seroja tahun 2021 disetujui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Kupang untuk menerima bantuan.
Lurah Alak Pether Nenohaifeto menerangkan bahwa ada 501 warga di Kelurahan Alak sementara dikumpul KTP dan nama ibu kandung mereka untuk pembukaan rekening
Penjelasan Lurah Pether ini terkait dengan bantuan yang akan diserahkan BPBD Kota Kupang terhadap para korban badai seroja di Kelurahan Alak.
Baca juga: Akses Jalan Ke dalam TPU Damai Fatukoa Kota Kupang Rusak
"Untuk sementara KTP dan nama Ibu sedang kita data dan kita kumpulkan," ucap Pether saat ditemui POS-KUPANG.COM, Jumat, 21 Januari 2022
Bukti akan adanya bantuan ini termuat dalam surat Nomor:BPBD.360/02.a/I/2022.
Dijelaskan dalam perihal surat bahwa pemberitahuan mengenai hasil reviu APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) BNPB, pengiriman Data Penerima Bantuan (DSP), dan pengumpulan data untuk pembukaan rekening korban bencana alam Badai Siklon Tropis Seroja di Kota Kupang tahun 2021.
Menurut Pether, sebenarnya yang diusulkan awal ke BPBD itu ada 931 rumah warga.
Baca juga: DPRD Kota Kupang Pertanyakan Perda Minuman Beralkohol dan Kos-kosan
Namun setelah hasilnya dikembalikan BPBD hanya 501 rumah yang layak untuk menerima bantuan. Sisanya setelah tahap ini akan mereka usulkan kembali.
Kategori untuk rumah yang mendapatkan bantuan dijelaskan Pether bahwa terdiri dari 3 kategori kerusakan.
"Ada rumah rusak ringan, rumah rusak sedang dan rumah rusak berat," tuturnya
Rusak ringan berhak mendapat 10 juta, rusak sedang 25 juta, dan rusak berat 50 juta sebagaimana yang diterangkan Pether.
Baca juga: Ramayana Kota Kupang Terapkan Minyak Goreng Subsidi Rp 14.000
Pether memperjelas bahwa, data yang sudah terkumpul di kelurahan Penkase Oleta, rumah rusak ringan berjumlah 457 rumah, rumah rusak sedang berjumlah 40 rumah, dan rumah rusak berat terdiri 4 rumah. Jadi total keseluruhan berjumlah 501 rumah.
"Ini kewajiban kita untuk diumumkan bukan kita sembunyikan," tegas Pether
Selanjutnya untuk mengantisipasi bencana maupun DBD (Demam Berdarah Dengue), Pether telah bersurat kepada RT dan RW di kelurahannya untuk melakukan pembersihan lingkungan.
Selain menyurati RT dan RW, Peter menambahkan, ada kerja bakti telah dilaksanakan secara rutin. (cr.10)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lurah-alak-pether-nenohaifeto.jpg)