Berita Nasional
Selain Ahok, Jokowi Butuh Arsitek Jadi Kepala Otorita IKN Baru, Ridwan Kamil Belum Bisa Jawab
Terkait dengan pemindahan dan pembangunan IKN baru ini, salah satu isu yang tidak kalah menarik adalah calon Kepala Otorita IKN baru tersebut.
Kemudian Marina Bay Waterfront di Singapura dan Ningbo Newtown, Tiongkok, sebuah rancangan kota baru dan dianggap sebagai salah satu kota masa depan.
Dalam proses perancangan IKN, Ridwan Kamil juga terlibat dalam penjurian lomba desain IKN.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkap empat nama calon Kepala Otorita IKN Nusantara. Selain Ahok, ada nama Bambang Brodjonegoro, Tumiyono, dan Azwar Anas.
Jokowi belum membeberkan lagi nama kandidat Kepala Otorita IKN usai UU IKN disahkan. Ia hanya memberi tahu ciri-ciri sosok yang akan dipilih.
"Paling tidak, pernah memimpin daerah dan punya background arsitek," ungkap Jokowi di pertemuan dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir detik.com pada Rabu 19 Januari 2022.
Para peserta pertemuan sempat bertanya ke Jokowi apakah kandidat itu bersuku Sunda. Jokowi hanya membalas pertanyaan tersebut dengan senyuman.
Baca juga: Diam-diam Jokowi Beri Saran Sosok Capres 2024 Kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Siapa?
Pada kesempatan itu, Jokowi juga berbicara soal asal-usul nama Nusantara untuk ibu kota negara. Menurutnya, nama itu ia pilih setelah menyerap aspirasi berbagai pihak.
Mantan Wali Kota Solo itu juga bicara pembangunan IKN Nusantara butuh waktu 15-20 tahun hingga selesai sempurna.
Dia tidak khawatir proyek jangka panjang itu dihentikan presiden berikutnya karena sudah diatur dalam undang-undang.
"Sudah disepakati oleh delapan fraksi di DPR. Artinya, suara mayoritas kekuatan politik di DPR menghendaki perpindahan ibu kota negara," tutur Jokowi.
Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke IKN Nusantara. Niat itu telah disahkan melalui Undang-Undang IKN.
Baca juga: Hasil Survei Litbang Kompas, Gatot Nurmantyo, Ridwan Kamil hingga Ahok Masuk Bursa Capres 2024
IKN Nusantara tidak akan dipimpin oleh kepala daerah, melainkan oleh otorita. Kepala Otorita IKN Nusantara adalah pejabat setingkat menteri yang dipilih presiden untuk menjabat selama lima tahun.
Sejumlah nama kandidat pernah disebut Jokowi pada Maret 2020. Mereka adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Bambang Brodjonegoro, Tumiyono, serta Azwar Anas.
Sumber: cnnindonesia.com