Berita Sumba Timur
Perdana, Vaksinasi Anak di Sumba Timur oleh Binda NTT, SD Plus Agape : Terima Kasih Pak Jokowi
Vaksin hari pertama, Rabu ditujukan untuk siswa kelas 1-3 SD sementara hari kedua untuk siswa kelas 4-6 SD.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Vaksinasi anak usia 6-11 tahun mulai dilaksanakan di Kabupaten Sumba Timur.
SD Kristen Kasih Agape Sumba Timur menjadi sekolah dasar pertama di wilayah itu yang melaksanakan vaksin bagi para siswa usia 6 -11 tahun.
Vaksinasi anak tersebut diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara Daerah Nusa Tenggara Timur (BINDA NTT) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sumba Timur melalui Puskesmas Kota Waingapu.
Baca juga: Bupati Sumba Timur Soal Investasi Proyek PLTS : Kalau Dampak Lebih Besar Dari Resiko Kita Terima
Pelaksanaan vaksinasi anak yang berlangsung dua hari, sejak Rabu dan kamis, 19 dan 20 Januari 2022 di sekolah itu, dipantau langsung Kaposda BIN Sumba Timur.
Kepala SD Kristen Nasional Plus Kasih Agape Sumba Timur, Yanto Ndamung Karimu, S.Th menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI Jokowi dan semua pihak yang telah mendukung percepatan herd immunity khususnya untuk kelompok anak anak yang merupakan siswa sekolah dasar, termasuk di sekolah mereka.
"Terima kasih bapak Presiden Jokowi, kami sudah mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19 bagi anak anak kami di Sumba Timur bertempat di SD Kristen Nasional Plus Kasih Agape," ujar Kepsek Yanto Karimu.
Baca juga: Masuk Tahun 2022, PLN Berhasil Melistriki 11 Desa Terpencil di Sumba Timur 2.222 KK Nikmati Listrik
Ia menyebut pihaknya bersyukur karena sekolah mereka dipilih menjadi sekolah pertama yang menyelenggarakan vaksin anak usia 6-11 tahun di Sumba Timur.
"Kami senang karena sekolah ini jadi sekolah pertama yang melaksanakan vaksin dan dipantau langsung dari BIN. Kami sangat senang, warga sekolah, guru, orang tua murid dan peserta didik sangat antusias," tambah dia.
Kepsek Yanto Karimu mengatakan, sebanyak 342 siswa SD Kristen Agape terdata untuk menerima vaksin anak.
Selain itu, 10 siswa TK dan 9 siswa SMP Agape yang berada dalam yayasan pendidikan Agape juga ikut serta menerima vaksin.
Vaksin hari pertama, Rabu ditujukan untuk siswa kelas 1-3 SD sementara hari kedua untuk siswa kelas 4-6 SD.
Baca juga: Polres Sumba Timur Gelar Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun, Diselingi Games dan Pertunjukan Badut
"Dari jumlah itu, total siswa SD yang tervaksin selama dua hari sebanyak 304 orang, terdiri dari 140 siswa di vaksin pada hari pertama dan 164 siswa divaksin pada di hari kedua," tandas dia.
Orang tua wali murid, jelas Yanto Karimu, juga mendampingi anak mereka yang menerima vaksin dosis pertama dengan vaksin jenis Sinovac itu.
"Terima kasih pemerintah sudah mendukung penanganan covid-19 khusus untuk anak. Ini membuat sekolah lebih aman untuk mulai pembelajaran tatap muka," pungkas sarjana theologi itu.
Baca juga: Cerita Saksi Mata Saat Angin Kencang Terjang Gedung Puskesmas Rambangaru Sumba Timur
Folderina Marumata (46), mewakili para orang tua menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, tim vaksin dari Puskesmas Waingapu Kota serta BINDA NTT selaku penyelenggara.
Tiga anaknya yang bersekolah di sekolah itu yakni, Vanya Berhitu (11) kelas 5, Viandra Berhitu (9) kelas 3 dan Valen Berhitu (7) kelas 1 juga ikut menerima vaksin Sinovac dosis pertama pada kesempatan tersebut.
Menurutnya, vaksinasi bagi anak anak merupakan langkah positif untuk melindungi anak dari serangan Covid-19. Selain itu, hal tersebut juga mendukung upaya agar anak anak dapat kembali bersekolah seperti sedia kala.
"Puji Tuhan, termasuk cepat pelayanan vaksin anak. Sebagai orang tua murid, kami bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah sehingga kegiatan bisa terlaksana. Semoga adanya vaksin anak anak bisa kembali bersekolah seperti biasa atau normal kembali," tukas Marumata.
Warga Matawai Kecamatan Kota Waingapu itu menyebut, para orang tua murid hadir mendampingi dan memberi dukungan.
"Sekolah mewajibkan anak-anaknya didampingi, jadi kami bersyukur instansi tempat kami bekerja juga mengizinkan dan memberi waktu untuk mendampingi anak anak," tambah dia.
Ia berharap, vaksinasi anak dapat menyasar seluruh siswa sekolah baik di kota maupun di desa yang tersebar di seluruh wilayah Sumba Timur.
"Kita tentu berharap agar semua proses vaksinasi anak bisa berjalan lancar baik di kota maupun di desa," pungkas dia.
Terhadap pelaksanaan vaksinasi anak, Bupati Sumba Timur Drs Khristofel Praing telah menginstruksikan agar pelaksanaan vaksin anak menyasar seluruh sekolah dasar di wilayah Sumba Timur. Dengan adanya vaksin anak maka diharapkan dapat mempercepat pencapaian herd immunity bagi seluruh kelompok sasaran.
"Kita berharap dengan adanya vaksin anak tersebut meningkatkan capaian vaksin dan mempercepat tercapainya herd immunity di Sumba Timur. Selain di Agape (SD Agape) kita berharap dilaksanakan di semua sekolah," tegas Bupati Praing.
Berdasarkan Data Satgas Covid- 19 Sumba Timur, hingga Selasa 18 Januari 2022, capaian vaksinasi Covid- 19 dosis pertama di Kabupaten Sumba Timur mencapai 67,55 persen atau setara 134.903 orang dari 199.718 sasaran.
Sementara untuk anak, vaksinasi dosis satu baru menyasar 155 anak atau setara 0,86 persen dari 29.766 sasaran.(*)