Berita Viral
Viral Video Siswi Berseragam Pramuka Isap Rokok di Kelas, Diduga Pelajar Kota Kupang
Pemeran dalam video berdurasi 5 detik itu diduga siswi salah satu SMA di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Video siswi merokok di ruang kelas kembali viral di media sosial.
Pemeran dalam video berdurasi 5 detik itu diduga siswi salah satu SMA di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
POS-KUPANG.COM menerima video tersebut melalui aplikasi percakapan WhatsApp (WA), Senin 17 Januari 2022.
Video yang sama diunggah akun Instagram @ntt.update.
Video itu diawali dengan seorang siswi berkacamata, berseragam pramuka, mengisap rokok.
Dia menjempit rokok menggunakan jari tangan kanan. Setelah sekali tarikan, dia menghembus asap tiga kali secara beruntun.
Baca juga: BREAKING NEWS: Viral Siswi Kota Kupang Isap Rokok Minum Sopi di Ruang Kelas, Ucap Mati di Bandar
Masker biru tergantung pada telingga kanannya. Remaja itu tampak menikmati.
Di sebelah kanannya ada seorang siswi, juga berseragam pramuka. Siswi berambut lurus itu sedang selfi.
Dia mengumbar senyum. Lipstik merah mudah menghiasi bibir tipisnya.

Di belakang keduanya, ada sejumlah siswi. Mereka berada di ruang kelas, berdinding hijau muda.
Akun instagram ntt.update mengunggah video itu disertai keterangan.
"Miris!!!! Ada apa dengan generasi sekarang??? Apakah sekolah sekarang sudah tidak seketat dulu aturannya??," tulis @ntt.update.
Baca juga: Kepala SMKN 3 Kota Kupang Telusuri Siswi yang Isap Rokok Minum Sopi di Ruang Kelas
Beberapa netizen memberi komentar. "Mmng bocil jaman skrng dong hebat2 ee," tulis @Vitobana.
"Wee anak dong pung pilihan hidup a...zaman bebas berekspresi a...," tulis @Vitofive.
Wartawan POS-KUPANG.COM sedang berupaya mengkonfirmasi pihak sekolah dari siswi berseragam pramuka pemeran video.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi mengaku belum mendapat laporan mengenai video tersebut.
Ia berjanji akan mengecek kepada pihak SMA/SMK.
Baca juga: Siswi Isap Rokok Minum Sopi di Ruang Kelas, Kadis Pendidikan NTT: Menciderai Nama Baik Sekolah