Berita Nasional
PDIP Gerindra Makin Mesra, Strategi Komunikasi Jokowi Luhut Penentu Peluang Ganjar di Pilpres 2024?
jika ganjar tak dilirik PDIP, maka bakal ada partai lain yang akan melirik Ganjar. Namun, itu tergantung strategi komunikasi Jokowi Luhut.
POS-KUPANG.COM - Foto pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Ketua DPR Puan Maharnai tuai kritik.
Bahkan pertemuan tersebut disebut-sebut menunjukkan koalisi PDIP dan Gerindra untuk Pilpres 2024 semakin nyata.
Rumor yang sering berhembus, Prabowo-Puan akan menjadi pasangan capres-cawapres 2024.
Baca juga: Fakta Laporan PNPK Soal Ahok ke KPK, Adhie Masardi Sebut Verifikasi Capres 2024
Pertemuan tersebut pun dikaitkan dengan peluang Gubernur Jateng Ganjar Pranowo semakin tipis dicalonkan PDIP.
Namun, analisis dari Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa bisa sedikit membuat lega kubu Ganjar.
Ia menyebut jika ganjar tak dilirik PDIP, maka bakal ada partai lain yang akan melirik Ganjar. Bisa jadi Golkar. Namun, itu tergantung strategi komunikasi Jokowi - Luhut Binsar Pandjaitan.
Baca juga: Deklarasikan Diri Sebagai Presiden Papua Barat, Benny Wenda Kirim Pesan ke Jokowi: Bakal Usir WNI?
"Terlalu dini menilai siapa kandidat yang akan diusung PDIP di Pilpres 2024. Sejauh ini baik Puan dan Ganjar punya peluang yang sama karna statusnya adalah kader," ujar Herry kepada Tribunnews.com, Senin (22/11/2021).
"Jika Ganjar tak dilirik PDIP maka dipastikan ada parpol yang akan usung dia misalnya Golkar. Korelasinya adalah kedekatan Jokowi dan Ganjar serta dominannya kader Golkar dalam kabinet seperti Luhut dan Airlangga," tambahnya.
"Bisa saja komunikasi politik Jokowi-Luhut melahirkan koalisi yang di dalamnya ada nama Ganjar."
Baca juga: Pengamat Politik: Bukan Megawati Soekarnoputri Bila Restui Prabowo-Jokowi Jadi Capres-Cawapres 2024
Menurut Herry, sosok Ganjar Pranowo memiliki nilai lebih dan berpotensi akan dilirik parpol-parpol lain di pilpres.
"Saya kira Ganjar sangat potensial bagi semua parpol untuk Pilpres karena memiliki relawan dan penguasaan media sosial sebagai kampanye positif dan branding menuju Pilpres 2024," ujarnya.
Pengamat politik dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio memberi tanggapannya soal pinangan Partai Golkar yang membuka pintu bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju Pilpres 2024 bersama Airlangga Hartanto.
Baca juga: Dosen UNJ Diteror Pasca Melaporkan 2 Anak Jokowi ke KPK, Begni Modus Yang DIlancarkan Oknum Pelaku
Diketahui, ajakan Golkar itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid jikalau Ganjar tidak mendapat tempat di PDI Perjuangan (PDIP) sendiri.
Ditambah lagi, beredar dugaan internal PDIP terpecah antara mendukung Ganjar yang memiliki elektabilitas tinggi dan ada juga yang ingin mendorong Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Menanggapi itu, Hendri pun mewanti-wanti Ganjar untuk berhati-hati mengambil keputusan atas ajakan Golkar itu.
Baca juga: Sosok Bos KKB Papua Ini Pernah Ancam Jokowi, Tak Segan Ciptakan Perang, Kini Diburu TNI-Polri