Breaking News:

Berita Nasional

Hari Ini Jokowi Mania Polisikan Dosen UNJ Pelapor Gibran dan Kaesang ke KPK: Ada Unsur Pidananya

Belum ada tindak lanjut KPK atas laporan Dosen UNJ Ubedilah Badrun tentang dugaan KKN dua putra Jokowi Gibran dan Kaesang, Jokowi mania lapor balik.

Editor: Agustinus Sape
TWITTTER/KAESANGP
Potret Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep saat berada di Kuil Wat Arun, Thailand. 

Hari Ini Jokowi Mania Polisikan Dosen UNJ Pelapor Gibran dan Kaesang ke KPK, Pengacara: Ada Unsur Pidananya

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Belum ada tindak lanjut dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas laporan Dosen UNJ Ubedilah Badrun tentang dugaan KKN dua putra Jokowi Gibran dan Kaesang, kini muncul ancaman balik terhadap si pelapor.

Pengacara Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer, Bambang Sri Pujo berencana akan melaporkan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun ke Polda Metro Jaya pada Jumat 14 Januar 2021 hari ini.

Bambang menduga Ubedilah menyebarkan kabar bohong terkait laporannya ke KPK soal kasus dugaan korupsi dua anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

"Iya di Polda. Habis Salat Jumat. Kita juga lihat ada unsur pidananya ini adalah penyebaran berita bohong. Kalau benar ya laporkan aja diam-diam kan bisa aja, bisa kok terungkap. Ini menurut kami Pansos," kata Bambang kepada CNNIndonesia.com, Kamis 13 Januari 2022.

Bambang mengklaim pelaporannya ke polisi tak berniat membungkam demokrasi. Baginya, Ubedilah telah membuat gaduh belakangan ini dengan laporannya ke KPK tersebut.

"Analisa kami bahwa seorang ASN hanya buat gaduh negara dan melakukan pembunuhan karakter terhadap pemuda yang belum terbukti melakukan korupsi dan melakukan tindakan pidana korupsi," kata dia.

Baca juga: Pakar Pidana Tanggapi PDIP Soal Gibran dan Kaesang Putra Jokowi Dilapor ke KPK, Simak Penjelasannya

Selain itu, Bambang mengkritik laporan yang dibuat Ubedilah ke KPK sekadar dugaan-dugaan semata. Padahal, melaporkan ke pihak berwenang harus membutuhkan alat bukti yang kuat dan tak sekadar dihubung-hubungkan semata.

"Kalau polisi bilang dugaan bisa, karena alat bukti cukup. Kalau ini kan apa? Apakah ada hubungan dengan Gibran dan Kaesang? Ga ada. Dihubung-hubungkan aja. Kemarin kan dia bilang 'ini dugaan silakan KPK meneruskan', gak bisa gitu. Kalau gitu dunia hukum ini kisruh," kata dia.

Tak hanya ke Polda, Bambang berencana akan melaporkan Ubedilah ke KASN. Ia menduga terdapat dugaan pelanggaran etik sebagai seorang ASN imbas dari pelaporannya tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved