Breaking News:

Berita Manggarai Barat

Kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Manggarai Barat Fluktuatif

penyebab adanya kasus DBD karena lingkungan yang tidak dijaga kebersihannya, sehingga membuat nyamuk terus ada. 

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Wakil Bupati Mabar, dr Yulianus Weng 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar), dr Yulianus Weng mengatakan, jumlah kasus positif Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah itu fluktuatif, Selasa 11 Januari 2022.

Hal tersebut, kata Yulianus, dilihat dari tren kenaikan dan penurunan kasus yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar. 

"Kalau dilihat, tanggal 4 Januari kasus DBD ada 5, total ang dirawat ada 21. Lalu pada tanggal 3 Januari total kasus DBD ada 17 yang dirawat, tanggal 2 Januari kasus DBD nol dab tanggal 1 Januari ada 17 kasus. Kecenderungan kalau kita lihat fluktuatif atau naik turun," katanya. 

Baca juga: Perumda Bidadari Terbitkan E-Catalogue Bagi Pelaku UMKM dan Ekraf di Kabupaten Manggarai Barat

Weng menjelaskan, kasus DBD di Kabupaten Mabar belum dikatakan menurun, hal tersebut dikarenakan nyamuk pembawa penyakit DBD yang masih ada. 

Selain itu, penyebab adanya kasus DBD karena lingkungan yang tidak dijaga kebersihannya, sehingga membuat nyamuk terus ada. 

"Kami berharap semakin turun. Penyebab nyamuk masih banyak dan kedua adalah lingkungan, karena kita belum jaga lingkungan dengan baik. Lingkungan kita belum bersih, sehingga nyamuk masih ada," ujarnya. 

Baca juga: DPC FSBDI Kabupaten Manggarai Barat Gelar Aksi Massa Ini yang Jadi Tuntutannya

Musim hujan saat ini, lanjut Weng, juga menjadi faktor adanya kasus DBD di Kabupaten Mabar. 

"Cuaca masih mendukung karena hujan, kalau dilihat nanti, di bulan dua ini masih ada kasus DBD," ungkapnya. 

Weng menuturkan, saat terjadi kasus positif DBD, maka akan dilakukan fogging fokus dengan radius 100 meter dari tempat ditemukan kasus positif DBD. 

Baca juga: Begini Capaian Vaksinasi Covid-19 Anak Dosis Pertama di Kabupaten Manggarai Barat

"Selain itu dibagikan bubuk abate bagi warga. Saya juga imbau warga untuk tetap menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih," katanya. (*). 

Berita Manggarai Barat Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved