Breaking News:

Berita TTU

Kematian Sopir Pribadi Isteri Bupati TTU, Saksi Mengaku Kronologi dan Fakta Diduga Dipelintir

Kasus Kematian Sopir Pribadi Isteri Bupati TTU, Saksi Mengaku Kronologi dan Fakta Diduga Dipelintir

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DOKUMENTASI NARASUMBER
Kaki korban yang dipagut ular saat menerima perawatan medis di RSUD Kefamenanu Jumat, 17 Desember 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Fakta-fakta dan kronologi kematian sopir pribadi isteri Bupati TTU, Petrus Berek alias Ipang (27) warga Peboko Kelurahan Kefamenanu Utara Kabupaten TTU perlahan terungkap.

Para saksi yang menyaksikan langsung peristiwa kematian korban menegaskan bahwa informasi liar yang tersebar pasca kematian korban diduga dipelintir oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab.

Para saksi yang menyaksikan langsung peristiwa naas yang dialami korban, yakni Hendrikus Mano alias Jarod, Adrianus N. Unab alias Kobar, Priskus P.E Bilo alias Li dan Yansen Pausobe alias Yansen.

Pasa saksi tersebut merupakan teman dekat Ipang (korban) yang meyakini bahwa, korban meninggal dunia karena murni mengalami musibah dipagut ular.

Baca juga: Kematian Sopir Pribadi Istri Bupati TTU Janggal, Keluarga Almarhum Petrus Berek Lapor Polisi 

Mereka (para saksi) menerangkan bahwa, bekas luka pagutan ular terlihat sangat jelas. Di sekitar area pagutan ular terlihat membengkak dan membiru serta sempat didokumentasikan saat pihak medis mengambil tindakan terhadap korban.

Saksi Hendrikus Mano Alias Jarod, kepada POS-KUPANG.COM, mengisahkan, pada Jumat 17 Desember 2021, dirinya bersama korban dan beberapa orang lainnya sedang duduk di teras belakang Rumah Jabatan Bupati TTU menjelang Maghrib.

Beberapa saat kemudian, lanjut Jarod, dirinya ditelepon oleh Li Bilo yang mengabarkan bahwa sapi milik Maximus Bilo (ayah dari Li Bilo) yang berada di Kilometer 10 jurusan Atambua, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, hilang.

Korban pada kesempatan itu juga mengajak saksi (Jarod) beserta beberapa kawan lainnya mencari sapi milik orangtua Li Bilo tersebut.

Pasca Li Bilo tiba di rujab Bupati TTU, korban bersama beberapa orang saksi lainnya kemudian bergegas ke TKP untuk mencari sapi.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved