Breaking News:

Berita Sumba Barat

Kematian Arkian Anabira, Empat Oknum Polres Sumba Barat Diperiksa Propam Polda NTT

Kematian Arkian Anabira, Empat Oknum Polres Sumba Barat Diperiksa Propam Polda NTT

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, SIK, M.H bersama tim Forensik Polda NTT dan keluarga korban menggelar jumpa pers tentang penyampaian hasil otopsi terhadap jasat almahrum Arkian Anabira oleh tim Forensik Polda NTT di Mapolres Sumba Barat, Senin 10 Januari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.IK, M.H, mengatakan, saat ini empat oknum anggota Buser Polres Sumba Barat yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan hingga menewaskan Arkian Anabira, Warga Desa Malinjak, Kecamatan Katikutana Selatan, Sumba Tengah tanggal 9 Desember 2021 di tahanan Polsek Katikutana, Sumba Tengah diperiksa di Propam Polda NTT.

Sedangkan enam anggota Polsek Katikutana, Polres Sumba Barat yang diduga lalai menjalankan tugas piket jaga malam pada malam kejadian itu, 8 Desember 2021 diperiksa di Polres Sumba Barat. Keenam anggota polres Sumba Barat itu diduga lalai menjalankan tugas sehingga akan dikenakan sanksi disiplin. Dalam waktu, Kapolres Sumba Barat mengagendakan sidang disiplin terhadap enam anggota Polres Sumba Barat itu.

Demikian penjelasan Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, SIK, M.H ketika bersama tim Forensik Polda NTT dan juga hadir pengacara selaku perwakilan keluarga korban menggelar jumpa pers tentang penyampaian hasil otopsi jasat almahrum Arkian Anabira oleh tim Forensik Polda NTT guna mengungkap misteri kematian almahrum Arkian di Mapolres Sumba Barat, Senin 10 Januari 2022.

Baca juga: Ini yang Disampaikan Kapolres Arianto Kepada Keluarga Korban Penganiayaan di Polsek Katikutana

Menurutnya, semenjak awal Polres Sumba Barat ingin penanganan kasus ini secara transparan tanpa harus ditutup-tutupi. Karena itu, Polres Sumba Barat selalu terbuka menyampaikan apa adanya atas perkembangan penanganan kasus tersebut. Hal itu, dapat kita saksikan bersama, hari ini, Senin 10 Januari 2022, Polres Sumba Barat mengundang pengacara selaku perwakilan keluarga korban untuk bersama-sama mendengarkan penjelasan secara langsung tentang hasil otopsi jasat almarhum Arkian Anabira dalam acara jumpa pers ini. Dengan demikian, kita sama-sama memiliki pandangan sama atas penyebab kematian itu.

Untuk itu, Kapolres Arianto berjanji akan terus melakukan proses hukum terhadap anggotanya sesuai peraturan hukum yang berlaku. Dan akan menyampaikan hasilnya kepada keluarga dan masyarakat.

Sementara itu pengacara Semiyanda Umbu Kabalu, S.H selaku perwakilan keluarga dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih banyak kepada tim forensik Polda NTT yang telah membantu keluarga korban untuk mendapatkan keadilan dengan melakukan otopsi terhadap jasad almahrum guna mengungkap misteri kematiannya.

Baca juga: Polda NTT Copot dan Periksa 4 Anggota Polsek Katikutana Sumba Barat

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih banyak kepada Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, SIK, M.H yang yang sangat responsif terhadap penanganan kasus ini.

Semenjak awal kejadian itu, Kapolres Sumba Barat cukup terbuka sehingga komunikasi berjalan baik hingga berlangsung acara jumpa pers kali ini dimana kami keluarga hadir pula. Karena itu, sekembali dari kegiatan ini, pihaknya akan menyampaikan kepada keluarga tentang penyebab misteri kematian korban sebagaimana disampaikan tim Forensik Polda NTT sehingga keluarga dapat menerimanya.

Dengan demikian menepis isu liar penyebab kematian korban sebagaimana berseliweran di media sosial.

Meski demikian, selaku pengacara keluarga korban, meminta agar penanganan 4 oknum Polres Sumba Barat yang diduga melakukan tindakan pidana penganiayaan terhadap korban terus diproses secara tegas, transparan dan profesional sesuai hukum yang berlaku. Hal yang sama diminta berlaku sama pula pada enam anggota Polres Sumba Barat lainnya. (*)

Baca Berita Sumba Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved