Minggu, 12 April 2026

Berita Ende

Anak - anak di Kabupaten Ende Belum Divaksin Covid-19

Vaksinasi Covid-19 dengan sasaran penerima anak di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) belum berjalan

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Asisten III Setda Ende Hiparkus Hepi di ruang kerjanya, Selasa 21 Desember 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE - Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dengan sasaran penerima anak di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) belum berjalan.

Hal itu disampaikan Asisten III Setda Ende, Hiparkus Hepi, kepada POS-KUPANG.COM, pada 21 Desember 2021 lalu.

Hiparkus menerangkan, vaksinasi pada anak belum bisa berjalan lantaran capaian vaksinasi untuk lansia masih rendah.

"Vaksinasi untuk anak (6 - 12 tahun) itu ada aturannya. Kalau vaksinasi untuk lansia sudah banyak, tapi capaian vaksinasi lansia masih rendah," ujar Hiparkus.

Hiparkus menyebut, capaian vaksinasi lansia di Ende baru mencapai 45,84 %.

Menurutnya, seharusnya capaian vaksinasi lansia 70%, baru bisa dilanjutkan vaksinasi pada anak. "Jadi sekarang kita masih fokus pada masyarakat umum, remaja dan lansia," ungkapnya.

Dia menyebut, data manual secara keseluruhan vaksinasi dosis pertama di Ende mencapai 68,23 persen, sementara dosis kedua 37,44 persen.

Lanjutnya, data manual berbeda dengan data aplikasi. Data aplikasi capaian vaksinasi lebih rendah yakni, dosis pertama 62,87%, dosis kedua 26,75 persen.

"Jadi perbedaan data ini, karena data manual ada yang belum sempat masuk ke aplikasi," ungkapnya.

Dia menjelaskan data manual yang belum sempat tercover di data aplikasi, karena kendala jaringan internet, terutama di desa - desa.

NIK KTP Juga Jadi Kendala

Fakta lain yang juga menghambat vaksinasi di Kabupaten Ende yakni Nomor Induk Kependudukan yang tidak dikenal atau belum online.

NIK yang belum online, tidak bisa diakses oleh vaksinator atau petugas vaksin. Vaksin terhadap warga yang NIK KTPnya belum online pun tertunda.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ende, Lambertus Sigasare, mengakui bahwa ada temuan fakta di lapangan NIK KTP belum online.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved