Berita Ende
Ambulans Unik Mulai Beroperasi di Ende Mampu Lewati Jalan Terjal
Dua unit mobil ambulance feeder atau ambulans pengumpan berkecepatan 40 Kilometer/Jam mulai beroperasi di Kabupaten Ende
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti pos
POS-KUPANG.COM, ENDE - Dua unit mobil ambulance feeder atau ambulans pengumpan berkecepatan 40 Kilometer/Jam mulai beroperasi di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).
Operasional ambulans, ditandai dengan acara kickoff atau peluncuran yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Ende, Selasa 21 Desember 2021.
Hadirnya ambulance spesialis medan terjal ini, buah kerjasama Kementerian Perindustrian, Pemkab Ende dan United States Agency for International Development (USAID).
Ambulans Feeder bagian dari program AMMDes atau Alat Mekanis Multiguna Pedesaan dari Kementerian Perindustrian, pada sektor ekonomi dan kesehatan.
Hal ini berangkat dari keprihatinan adanya ketimpangan dari sisi ekonomi dan pelayanan kesehatan.
Soal pelayanan kesehatan, diharapkan ambulans ini bisa menekan angka kematian ibu dan bayi karena minimnya infrastruktur jalan dan topografi yang sulit dijangkau ambulans konvensional.
Konkritnya, ambulans ini siap menjemput ibu hamil atau pasien dari kampung atau tempat yang medannya terjal, tidak bisa dijangkau ambulans konvensional, ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Ambulans ini juga dilengkapi dengan fasilitas didalamnya, untuk penangangan darurat pasien dan untuk persalinan.
Sekda Ende, Agustinus G. Ngasu, mengatakan, ambulans tersebut ditempatkan di Desa Kirerea dan Hangalande.
Kirerea merupakan salah satu desa di barat Kabupaten Ende, yakni di Kecamatan Nangapanda, sementara Hangalande di timur, yakni di Kecamatan Kota Baru.
"Pemerintah Kabupaten Ende mengucap banyak terima kasih atas bantuan ambulans desa ini," kata Sekda Agustinus.
Sekda Agustinus menerangkan, faktor geografis Kirerea dan Hangaland, menjadi latar belakang mengapa ambulans ditempatkan di dua desa tersebut.
"Dulu orang pakai pikul pasien, sekarang pakai mesin ini (ambulans) ambulans ini cocok untuk medan - medan sulit," ujarnya.
Kendati ditempatkan dua desa, operasional ambulans, juga mencakup desa - desa di sekitar Kirerea dan Hangalande.