HUT NTT
Profil & Kiprah Para Gubernur NTT, Dari William Johanes Lalamentik Hingga Viktor Bungtilu Laiskodat
Siapa saja Gubernur yang pernah memimpin NTT hingga saat ini? Yuk kita cek bareng-bareng
Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
POS-KUPANG.COM- Hari ini Senin 20 Desember 2021 Provinsi Nusa Tenggara Timur atau yang biasa disingkat NTT merayakan hari ulang tahun yang ke-63.
Perjalanan yang cukup panjang tentunya diiringi dengan pergantian para pemimpin dalam hal ini Gubernur NTT.
Siapa saja Gubernur yang pernah memimpin NTT hingga saat ini?
1. William Johanes Lalamentik
Baca juga: Inilah Sepenggal Sejarah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Masyarakat NTT Wajib Tahu
William Johanes Lalamentik (2 Maret 1913 – 7 Mei 1985) adalah Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) pertama, periode 20 Desember 1958 - 12 Juli 1966.
Gubernur dengan semboyan "setiap kesulitan itu ada untuk dipecahkan" memulai kebijakan antara lain pembentukan Wilayah Kecamatan dan Gerakan Penghijauan yang dinamakan Komando Operasi Gerakan Makmur pada tanggal 20 Desember 1958.
Sebelum Provinsi NTT terbentuk, Lalamentik pernah menjabat sebagai Controleur di Larantuka (1949) pada masa Negara Indonesia Timur (NIT), dan setelah terbentuk Daerah Flores pada tahun 1950, ditugaskan sebagai Sekretaris Daerah Flores yang berkedudukan di Ende dari bulan Mei 1950 - Agustus 1951 mendampingi Bupati Kepala Daerah Flores, L. E. Monteiro.
William Johanes Lalamentik diabadikan sebagai nama jalan Protokol di Kota Kupang yaitu jalan W. J. Lalamentik.
Baca juga: Catatan Mengenang Frans Lebu Raya, NTT Pasti Bisa
2. Mayor Jenderal TNI Anumerta Elias Tari
Mayor Jenderal TNI Anumerta Elias Tari (18 April 1926 – 29 April 1978) adalah Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 12 Juli 1966 hingga 29 April 1978. Ia menjadi Gubernur NTT menggantikan W. J. Lalamentik.
Kebijakan yang dilaksanakan adalah membentuk Desa Gaya Baru dari Kerajaan-kerajaan Tradisional.
Terkenal dengan motto: "Tanam, Tanam, sekali lagi Tanam!"
Baca juga: Pemprov NTT Minta Mantan Gubernur Frans Lebu Raya Dimakamkan di TMP Dharma Loka Kupang
Sebelumnya, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 104 Tahun 1965 Tanggal 6 Mei 1965, El Tari diangkat sebagai Wakil Gubernur NTT dan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri, Dr. Soemarno Sosroatmodjo, mendampingi Gubernur W. J. Lalamentik pada tanggal 18 Juli 1965.
El Tari kini dijadikan nama sebuah Bandara di Kupang, yaitu Bandar Udara Internasional El Tari.
3. Mayjen TNI (Purn) H. Wang Suwandi, SH (Penjabat)