HUT NTT
Inilah Sepenggal Sejarah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Masyarakat NTT Wajib Tahu
Hari terbentuknya provinsi Nusa Tenggara Timur dilukiskan melalui jumlah padi (14) dan tahun 1958 tertera langsung pada sudut bawah lambang.
Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
POS-KUPANG.COM- Nusa Tenggara Timur atau yang biasa disingkat menjadi NTT adalah sebuah provinsi di Indonesia yang meliputi bagian timur Kepulauan Nusa Tenggara.
Provinsi ini memiliki ibu kota di Kota Kupang dan memiliki 22 kabupaten/kota.
Provinsi ini berada di Sunda Kecil.
Tahun 2020, penduduk provinsi ini berjumlah 5.325.566 jiwa, dengan kepadatan 111 jiwa/km2.
Setelah pemekaran, Nusa Tenggara Timur adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tenggara Indonesia.
Provinsi ini terdiri dari beberapa pulau, antara lain pulau Flores, pulau Sumba, pulau Timor, pulau Alor, pulau Lembata, pulau Rote, pulau Sabu, pulau Adonara, pulau Solor, pulau Ende, pulau Komodo dan pulau Palue.
Provinsi ini terdiri dari kurang lebih 1.200 pulau, tiga pulau utama di Nusa Tenggara Timur adalah Pulau Flores, Pulau Sumba dan Pulau Timor (bagian barat).
Arti lambang Provinsi Nusa Tenggara Timur
Berbentuk perisai dengan sudut lima dengan maksud, selain melambangkan makna perlindungan rakyat juga melambangkan Pancasila.
Dalam perisai terberkas: bintang, komodo, padi dan kapas, tombak dan pohon beringin.
Bintang melambangkan keagungan Tuhan yang Maha Esa, komodo satu-satunya reptil prasejarah yang hingga kini masih lestari.
Binatang purba ini merupakan reptil raksasa yang oleh dunia dinyatakan dilindungi karena jenis hewan ini hanya terdapat di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di pulau Komodo.
Banyak wisatawan dari seluruh dunia datang ke pulau ini hanya untuk melihat komodo.
Padi-kapas melambangkan kemakmuran.
Tombak melambangkan keagungan dan kejayaan.