Berita Pemprov NTT
Politeknik Pertanian Negeri Kupang Selenggarakan Lokakarya Kurikulum D4
serapan untuk alumni Politani itu jauh lebih baik sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat dan dunia kerja
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
"Nah itu kita penelitian diarahkan ke situ semua jadi misalnya, sekarang awal musim hujan ini kita di NTT masalah apa yang paling bermasalah untuk saudara - saudara kita yang bertani. Itu nanti tugas akhir mahasiwa kita arahkan ke situ untuk menjawab kebutuhan dan memecahkan masalah yang dihadapi oleh petani," jelas Thomas.
Thomas mengungkapkan, Politani bertugas membina orang muda terutama orang muda NTT yang pada umumnya ada di Politani.
"Orang muda ini kalau teman - teman lihat, orang muda yang ada di kampus kami ini beda dengan orang muda di kampus lain. Beda itu kenapa? Kalau di kampus lain mungkin orangtua itu latar belakangnya ada yang pegawai ada yang macam - macam lah. Kalau di sini 95 persen latar belakang orangtua petani semua dari semua kampung yang ada di NTT. Jadi cari yang orangtua pegawai paling sekitar 5 persen dari hampir empat ribu mahasiwa," jelasnya.
Baca juga: Jadi Temuan BPK, Pemprov NTT Ajukan Ranperda Penyertaan Modal Bank NTT
Karena tahun depan akan ada pergantian Direktur pada bulan September, Thomas berharap program - program yang sudah direncanakan oleh pusat bisa diterjemahkan dengan baik di daerah ini dan bisa dilaksanakan untuk saling melayani di dunia pendidikan NTT.
"Misalnya terkait kenaikan harga sayur di pasaran, Politani harus jawab bagaimana untuk paling tidak, musim hujan bisa manipulasi keadaan sehingga bisa tanam lombok tomat, jadi musim hujan juga masyarakat bisa produksi tomat,ombok dan juga sayur - sayuran. Nah itu tugas kita," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lokakarya-kurikulum-d4-politani-kupang.jpg)