Kamis, 7 Mei 2026

Berita Pemprov NTT

Politeknik Pertanian Negeri Kupang Selenggarakan Lokakarya Kurikulum D4

serapan untuk alumni Politani itu jauh lebih baik sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat dan dunia kerja

Tayang:
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI/JUMAT/03/12/2021
Lokakarya Kurikulum D4 Politani Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum D4, Jumat, 03/12/2021. 

Ketua Panitia Lokakarya Kurikulum D5, Noldin Abola, S.P., M.Sc mengungkapkan, peserta kegiatan kurang lebih 40 orang dan kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari. 

"Hari pertama mendapatkan masukan dari narasumber dari alumni maupun dunia usaha dunia industri (DUDI) untuk kami bisa mengkolaborasi masukan - masukan itu dalam kurikulum yang sudah kami susun," kata Noldin. 

"Kami dari program diploma tiga sekarang menjadi tuntutannya adalah kita harus upgrade menjadi diploma empat atau setara dengan sarjana terapan jadi kita sudah melokakarya kurikulum dalam arti kurikulum yang dibentuk oleh tim kita melokakaryakan mengundang narasumber kemudian dari dunia usaha dunia industri juga kami libatkan, ada alumni memberikan masukan kepada kurikulum," lanjutnya.

Baca juga: Menparekraf RI Sandiaga Uno Apresiasi Capaian Vaksinasi di Manggarai Barat

Tiga narasumber yang hadir dalam lokakarya tersebut adalah dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian BPTP Naibonat Dr. Toni Basuki, Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi NTT, Mikdon Abola dan salah satu alumni yang menjadi wirausahawan dengan mengembangkan Smart Farming System, Yance Maring.

"Ini petani - petani milenial jadi kita mengundang dari BPTP karena kaitannya dengan mungkin ada pengkajian - pengkajian leknologi, khususnya untuk serapan alumni, kira - kira kompetensi apa yang dunia usaha maupun dunia industri itu membutuhkan seperti apa memberi masukan untuk kurikulum kita. Mungkin bahan kajiannya, mata kuliah atau soft skill apa yang dibutuhkan oleh mereka. Kami melihat supaya ada mix and matchnya dari dunia kampus maupun dunia Industri sehingga ketika mereka keluar mereka memiliki seperangkat kompetensi yang memang dibutuhkan di luar (dunia usaha)," jelas Noldin.  

Setelah diproses, akan ada penetapan ditingkat senar baru kemudian diajukan permohonan ke DIKTI untuk program studi ini terbentuk dari D3 ke D4 baru kurikulumnya diperkenalkan dengan baik. 

"Dengan upgrade dari D3 ke D4 artinya makin banyak membuka peluang alumni - alumni kita itu terserap di dunia kerja, mereka dibekali dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap mereka yang baik, mereka bisa menjadi enterpreneurship, mereka bisa membuka lapangan kerja karena karena jiwa vokasi kita adalah kewirausahaan berarti mereka juga mampu secara pengetahuan sikap dan keterampilan mereka," ujar Noldin.

Baca juga: Temuan BPK, Pemprov NTT Ajukan Ranperda Penyertaan Modal Bank NTT

"Harapan kami adalah pertanian Indonesia khususnya NTT yang lahan Kering semakin maju dan serapan untuk alumni Politani itu jauh lebih baik sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat dan dunia kerja," tambahnya.

Direktur Politani Kupang Ir. Thomas Lapenangga M.S., mengatakan, 7 dari 8 prodi di Politani Kupang yang akan diupgrade dari D3 ke D4 adalah Produksi Ternak, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Manajemen Pertanian Lahan Kering, Manajemen Agribisnis, Teknologi Pangan, Manajemen Sumber Daya Hutan dan Budidaya Perikanan.

"Yang satu belum diupgrade karena memang bidangnya itu sangat erat dengan kedokteran hewan jadi kita harus hati - hati dan kita juga harus melihat dengan beberapa organisasi yang mendukung kegiatan dibidang kesehatan hewan, kita harus konsultasi lagi dengan mereka," ungkap Thomas.

Lanjut dia, tujuh prodi tersebut diupgrade ke D4 karena sistem penerimaan mahasiswa baru jika dibandingkan dengan sebelumnya, saat ini akan disamakan tingkatan dengan universitas, menjadi sarjana terapan. 

Baca juga: Jadi Temuan BPK, Pemprov NTT Ajukan Ranperda Penyertaan Modal Bank NTT

"Mudah - mudahan diawal tahun depan atau tahun 2022 nanti program D3 kami semua sudah diupgrade ke D4," ujarnya. 

Lanjut dia, karena pendidikan vokasi D4 atau setara S1 harus ada penelitian, maka enelitian - penelitian ini diharapkan kepada lingkungan sekitar kampu, dunia usaha dunia Industri dan dunia kerja. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved