Berita Manggarai Timur

Ini Pesan Bupati Agas untuk Puluhan Kepsek dan Calon Kepsek Selesai Ikut Diklat

masing-masing sehingga ada perubahan baik sikap, mental, perubahan dan yang paling utama dalam peningkatan kompetensi

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH.,M.Hum sedang memantau hasil gelar karya dari para peserta 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG--Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH.,M.Hum, menutup secara resmi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Kepala Sekolah (Kepsek).

Kegiatan Penutupan ini berlangsung di Aula Hotel Embun Pagi, di Cepi Watu, Borong, Sabtu 27 November 2021 malam.

Hadir dalam kegiatan itu, kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur, Drs Basilius Teto, Kepala Bidang (Kabid) PTK Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur, Bruno Ismail, M.Pd, Kabid Pembinaan SMP Dinas PPO Kabupaten Matim, Winsensius Tala, S.Pd, Para pengajar Diklat Drs Jeremias Paulus Pelle, S.Pd.,M.Pd dan Yulius Seran Bria, S.Pd.,MM, mewakili LPPS Solo selaju Supervisor dalam pelaksanaan Diklat Drs Yoakim Jekson Kebol, M.Hum dan para guru peserta Diklat.

Bupati Agas dalam sambutanya, sebelum.menutup kegiatan itu mengatakan, bersyuukur kegiatan pelatihan calon kepala sekolah itu bisa diselenggarakan selama tiga bulan lamanya. 

Baca juga: Dinas Perhubungan Manggarai Timur Rencana Naikan Tarif Angkutan

Meskipun ada yang sudah menjadi kepala sekolah namun Diklat ini sangat penting sesuai dengan aturan dimana saat ini dituntut jika menjadi pemimpin harus mesti memiliki kompetensi.

Menurut Bupati Agas, menjadi seorang pemimpin harus memiliki kemampuan, mengerakan dan mempengaruhi orang untuk dapat mengikuti visi dan misi. Dimana visi menjadikan sekolah yang berkualitas dan unggul.

"Pak Kadis tahun depan coba tahun depan kita menciptakan beberapa SMP dan SD unggul. Tentu menjadi sekolah unggul harus didukung baik murid dan gurunya harus unggul. Kita ciptakan sekolah unggul ini sebagai tempat saling belajar,"ungkap Bupati Agas.

Menurut Bupati Agas, menjadi sekolah unggul tentu perlu pemimpin yang menggerakan semua lini baik siswa, guru dan masyarakat. Untuk menjadikan sekolah berkualitas dan unggul tentu harus dibutuhkan kerja sama, pengetahuan, relasi, komunikasi dan hubungan sosial yang baik dari seorang pemimpin.

Baca juga: Tarian Caci dan Pameran UMKM Meriahkan Ultah Manggarai Timur ke-14 Tahun 2021

Selain itu, menjadi seorang pemimpin, jangan selalu melihat orang lain itu salah, namun harus mengoreksi diri sendiri. Dan menjadi seorang pemimpin harus jangan selalu merasah tertekan.

Menurut Bupati Agas juga melalui Diklat ini merupakan media untuk mempromosikan diri. Karena itu, ia meminta agar ke depan jika ada pelatihan-pelatihan harus wajib ikut karena ilmu ini terus berkembang.

"Saya mengingatkan bukan sudah jadi kepala sekolah tidak mau lagi ikut pelatihan tetap harus terus mengembangkan diri. Sebab mutu dan kualitas kita bukan untuk orang lain tapi untuk diri kita sendiri,"ungkapnya.

Bupati Agas juga meminta agar bagi peserta yang mengikuti Diklat itu dinyatakan lulus dan menenuhi syarat lainya, maka diberikan kepada yang bersangkutan untuk menjadi kepala sekolah. 

Baca juga: Tarian Caci Hingga Pameran UMKM Meriahkan Ultah Manggarai Timur ke-14 Tahun 2021 

Bupati Agas juga berpesan kepada para peserta yang mengikuti pelatihan itu untuk pulang dan menerapkan ilmu yang diperoleh saat mengikuti Diklat di sekolah sehingga dengan harapan menjawab visi sekolah yang unggul dan berkualitas.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved