Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa 16 November 2021: Sebuah Ironi
Zakheus ditampilkan penginjil Lukas dengan identitas yang agak memadai. Ia penduduk kota Yerikho, kepala pemungut cukai, kaya, berbadan pendek
Muncul kesan kuat bahwa mereka adalah orang-orang baik, sahabat-sahabat Yesus.
Tetapi dengan reaksi sungut-sungut yang mereka berikan terhadap Yesus, memperlihatkan bahwa mereka berbalik dari sikap "bersahabat" menjadi "bermusuhan" dengan Yesus.
Begitu pun dengan lontaran kata-kata sindiran, "Ia menumpang di rumah orang berdosa!" (Luk 19:7), mereka juga begitu mudah memberi penilaian bahkan vonis kepada sesama.
Ahmad Albar bersama bandnya God Bless, pernah melantunkan bahwa dunia ini "Panggung Sandiwara". Ceritanya mudah berubah. Setiap kita dapat satu peranan yang harus kita mainkan. Tapi ada peran wajar, ada peran berpura-pura.
Kisah ironis selalu saja bermunculan. Setiap hari, setiap saat, terus menerus terjadi. Kali ini tampilkan diri sebagai orang baik-baik, tapi berikutnya dimunculkan peran berkebalikan.
Tapi rupanya Yesus selalu melihat hati, iman. Ia tetap "jatuh hati" pada orang yang menunjukkan sikap perhatian dan iman kepada-Nya.
Ia hanya ingin "menginap" di rumah orang yang sungguh membalikkan ironi dirinya dengan mencari dan menemukan-Nya.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 16 November 2021: Pertobatan Sejati
Sebagai Penyelamat, yang "datang mencari yang hilang" (Luk 19:10), Yesus melihat dengan tajam kebutuhan hati Zakheus dan kesiapsediaannya untuk menyambut-Nya.
Yesus tidak berbicara tentang dosa-dosa Zakheus. Ia tak bertanya mengapa Zakheus memanjat pohon ara.
Malah Ia tidak meminta izin untuk menumpang di rumah Zakheus.
Yesus justru berprakarsa, "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu!" (Luk 19:5).
Kita sudah mengikuti Yesus. Kita sungguh dekat dengan-Nya, menjadi sahabat-sahabat-Nya.
Tapi kisah tentang Zakheus setidaknya menegaskan bahwa keberadaan dekat belumlah menjadi jaminan Tuhan "menumpang" di rumah kita.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 15 November 2021: Name Calling
Kebutuhan hati dalam membalikkan ironi diri pribadi untuk mencari dan menemukan Tuhan-lah, yang akan menggugah
Tuhan berkata, "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini" (Luk 19:9).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/fransiskus-aliandu-rd.jpg)