Pemerintah Kabupaten Belu Dukung Program Pembagunan Ekonomi Inklusif
Pemerintah Kabupaten Belu mendukung penuh program Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan (PEIB).
Pemkab Belu Dukung Program Pembagunan Ekonomi Inklusif
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Pemerintah Kabupaten Belu mendukung penuh program Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan (PEIB).
Pasalnya, program yang didanai Uni Eropa ini konsentrasi pada inklusif sosial ekonomi dengan sasaran
kelompok rentan seperti, penyandang disabilitas, kepala keluarga perempuan dan orang muda putus sekolah.
Pernyataan dukungan itu diungkapkan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM saat membuka pertemuan koordinasi PEIB antara pemerintah dan Project Officer Humanity and Inclusion serta mitranya CIS Timor.
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk pasar Inovasi Inklusif ini, bertempat di Cafe Amor Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Jumat 22 Oktober 2021.
Bupati Agus Taolin mengungkapkan, program PEIB ini bukan sekedar membantu dana tetapi juga melakukan pemberdayaan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti disabilitas, kepala keluarga perempuan dan orang muda putus sekolah.
Kelompok rentan seperti ini perlu diwadahi secara baik agar mereka berpartisipasi aktif dalam pembangunan di daerah.
"Jadi teman-teman yang rentan, perhatikan baik-baik, ini lembaga bantuan internasional. Mereka ini bukan sekedar memberikan bantuan saja tetapi memberdayakan juga,” ungkap Bupati Belu.
"Pemberdayaan terhadap ibu-ibu, nenek-nenek dan kategori lainnya yang rentan terhadap masalah ekonomi, fisik, dan penyakit sehingga kelompok seperti ini perlu mendapat perhatian lebih", sambungnya.
Sebagai Bupati, dr. Agus Taolin menyambut baik dan mendukung pelaksanaan program ini di Kabupaten Belu demi tercapainya visi pemerintah yakni, mewujudkan masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif.
Bupati juga senang dengan program-program dari NGO yang selalu mengendepankan aspek koordinasi, kolaborasi dan berkelanjutan. Kemudian, tingkat pengawasan dan bimbingan berjalan baik.
Semestinya, lanjut Bupati Belu, konsep program PEIB ini bisa dijabarkan dan diimplementasikan oleh dinas teknis, camat dan kepala desa.
Kata Bupati, permasalahan yang terjadi selama ini, banyak konsep yang dibicarakan dan direncanakan tapi hasilnya kurang nampak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/produk-souvenir-yang-dihasilkan-kelompok.jpg)