Berita Nasional
Curhat Pilu Nakes Korban Kebrutalan KKB Papua, Alami Trauma dan Ingin Pulang Ketemu Keluarga
Moa mengungkapkan, sejumlah nakes yang selamat dari kekerasan KKB Papua itu masih menanti bantuan pemerintah agar memulangkan mereka.
POS-KUPANG.COM- Kejadian yang merenggut nyawa seorang nakes di Distrik Kiwirok meninggalkan luka dalam.
Hal ini menimbulkan trauma yang mendalam untuk para tenaga kesehatan.
Para nakes korban kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Tanah Toraja, Sulawesi Selatan.
Keberingasan KKB Papua merajelala.
Baca juga: Nakes Korban KKB Papua di Kiwirok Trauma, Nakes Minta Pulang ke Kampung Halaman
Bukan hanya petugas keamanan yang menjadi korban tetapi juga warga sipil.
Para nakes yang menjadi korban brutalnya KKB kini sudah sebulan mengungsi ke Jayapura.
Dan hingga saat ini mereka masih menunggu kepastian untuk dipulangkan ke kampung halaman mereka masing-masing.
Melansir Surya.co.id, para nakes mengaku hingga saat ini belum ada kepastian kapan mereka akan dipulangkan.
Baca juga: PON Papua Sukses, Anggota KKB Menyerah Bertambah, Serahkan Senjata kepada TNI hingga Janji Jaga NKRI
"Kami sudah hampir satu bulan di kota Jayapura dalam perlindungan Komnas HAM menunggu kepastian bantuan pulang ke kampung halaman.
Ingin bertemu dengan sanak keluarga serta untuk mengurangi trauma," ungkap nakes bernama Moa dan Ama, di kantor Komnas HAM Papua di Jayapura, dikutip dari ANTARA, Kamis 21 Oktober 2021.
Moa mengungkapkan, sejumlah nakes yang selamat dari kekerasan KKB Papua itu masih menanti bantuan pemerintah agar membantu memulangkan mereka ke kampung halaman.
Kasubag Sub Pelayanan Pengaduan Masyarakat Komnas HAM Papua Melchior S.Weruin mengatakan, kurang lebih satu bulan sudah Komnas HAM perwakilan Papua terus memberikan pendampingan dan perlindungan kepada para nakes korban kekerasan KKB Papua di Kiwirok.
Baca juga: Bos KKB Papua di Wamena Ini, Kini Pilih Bantu TNI & Polri Jaga Keamanan
Diakui Melchior, sembilan nakes korban selamat dari KKB tersebut masih berada di Jayapura untuk menanti bantuan Pemkab Pegunungan Bintang dan pihak terkait membantu kepulangan mereka ke daerah asal.
Moa mengungkapkan, sejumlah nakes yang selamat dari kekerasan KKB itu masih menanti bantuan pemerintah agar membantu memulangkan mereka ke kampung halaman.
Kasubag Sub Pelayanan Pengaduan Masyarakat Komnas HAM Papua Melchior S.Weruin mengatakan, kurang lebih satu bulan sudah Komnas HAM perwakilan Papua terus memberikan pendampingan dan perlindungan kepada para nakes korban kekerasan KKB di Kiwirok.