Berita Pendidikan
SMP Katolik Adisucipto Penfui - Kupang Gelar Sekolah Tatap Muka
Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Penfui Kupang Sudah menggelar Sekolah Tatap Muka (STM) sejak empat minggu lalu. muka namun tetap mematuhi prot
Sudah Satu Bulan SMPK Adisucipto Penfui Kupang Gelar Sekolah Tatap Muka.
POS KUPANG.COM - Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Penfui Kupang Sudah menggelar Sekolah Tatap Muka (STM) sejak empat minggu lalu.
Kepala sekolah SMPK Penfui Kupang, Rm. Yonatas Kamlasi, Pr., S Fil. , MM saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 18/10, mengungkapkan, Adanya sekokah tatap muka ini sudah mendapat instruksi dari Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang dan SMPK Adisicipto setelah disurvei dinyatakan sudah bisa adakan sekolah tatap muka namun tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Sebelum digelarnya sekolah tatap muka ini, SMP kami terlebih dahulu disurvei apakah sudah layak untuk mengikuti sekolah tatap muka atau belum. Dan ternyata sekolah kami layak untuk melakukan STM", ujar Rm. Yonatas.
Empat minggu pertama sejak diadakannya sekolah tatap muka kehadiran para siswa belum mencapai 50 persen. Dimana dalam satu hari yang masuk Sekolah hanya satu tingkat yang kemudian dibagi menjadi empat rombongan belajar.
Baca juga: Persija vs Arema FC Skor 0-1, Begini Gol Indah Carlos Fortes Bawa Kemenangan Singo Edan
Hal ini dikarenakan masih adanya pembatasan kehadiran. Namun hari ini kehadiran para siswa sudah mencapai 50 persen dimana dari 380an jumlah keseluruhan siswa, yang hadir hari ini mencapai 180an siswa dengan enam rombongan belajar yang kemudian dibagi menjadi 12 kelas.
"Setiap harinya ada shift untuk masuk sekolah. Misalkan hari ini sebagian kelas VII dan Kelas VIII, esoknya kelas IX", jelas Rm. Yonatas.
"Jam belajar itu tiap harinya hanya lima jam. Dimulai pukul 07.30 sampai selesai", lanjut Rm.Yonatas.
Saat diwawancarai Pihak Pos Kupang, Rm. Yonatas selaku kepala sekolah SMPK Adisucipto Kupang juga menjelaskan tentang kendala saat melaksanakan sekolah online.
Salah satu kendala yang paling dirasakan sekolah ialah Kurangnya waktu dari orangtua dalam membimbing anak-anak belajar dari rumah. Hal itu dikarenakan kesibukan pekerjaan orangtua.
Baca juga: Strategi Keliru Jacksen Ini Jadi Penyebab Skuad Mutiara Hitam Tumbang 1-3 dari Tim Bajul Ijo
" Kalau masalah susah jaringan atau tidak ada perangkat belajar online, itu kami sudah ada solusi bagi para siswa. Mereka bisa datang dan menggunakan fasilitas Sekolah. Namun kendala yang paling dirasakan ialah, kurangnya bimbingan belajar dari orangtua, sehingga membuat anak-anak tidak ada keseriusan dalam belajar", ujar Rm. Yonatas.
Saat ditanyai mengenai persetujuan dari orangtua murid, Kepala sekolah SMPK Adisucipto menjelaskan, orangtua murid sangat menyambut baik hal ini. Hal itu ternyata sudah ditunggu sejak lama karena menurut para orangtua, sekolah tatap muka lebih efektif ketimbang sekolah online. Anak-anak mereka pun bisa belajar dengan baik lagi.
"Saat kami memberitahu orangtua siswa tentang hal ini, mereka menyambut dengan senang hati. Mereka juga bilang, kenapa pasar dan toko-toko dibuka, sedangkan sekolah tidak. Jadi saat mereka diberitahu hal ini, mereka sangat senang", lanjut Rm. Yonatas.
Salah satu siswa SMPK Adisucipto, Yasinta Seferina Rihu, mengutarakan isi hatinya mengenai sekolah tatap muka yang sudah diadakan lagi. Menurutnya, ia sangat berterimakasih kepada sekolah karena sudah menggelar sekolah tatap muka ini. Ia juga mengakui, ia lebih suka sekolah tatap muka dibandingkan sekolah online.
"Kendala Sekokah Online ini Materinya kurang dipahami, apalagi kalau jaringannya susah. Jadi saya sangat senang saat sekolah tatap muka sudah bisa dimulai", ungkaP Yasinta.
Diakhir wawancara, Rm Yonatas mengutarakan harapannya agar Corona segera berakhir, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan dengan efektif lagi.
"Harapan saya, semoga pandemi ini segera berakhir, bukan hanya kita yang di NTT, namun juga seluruh Indonesia, sehingga kita bisa berkatifitas seperti biasa lagi", tutupnya (*)
Laporan Mahasiswa Magang Wihelmina P. Apriliani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/smpk-adi-sucipto-penfui-okl.jpg)