Breaking News:

Berita Kupang

Suami Jadi TKI di Malaysia, IRT di Kupang Tewas Pasca Melahirkan Bayi Hasil Hubungan Gelap

Korban menghubungi Hendrikus selaku pacarnya untuk datang juga ke rumah pelaku dan menyaksikan proses persalinan.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Korban saat di semayamkan di kediamannya. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Nasib tragis dialami MJAN (38), ibu rumah tangga yang tinggal di RT 31/RW 10, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT. 

Ia tewas pada Rabu 13, Oktober 2021 pagi pasca melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan.

Ia tewas dua jam pasca melahirkan karena mengalami pendarahan hebat pasca ditolong oleh dukun beranak MS alias Marselina (59) di  RT 08/RW 04, Kelurahan Camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Korban diketahui hamil dari hasil hubungan gelap dengan pacarnya HV alias Hendrikus (30), warga RT 01/RW 01, Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Korban sendiri diketahui sudah memiliki suami sah dan saat ini sang suami sedang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Baca juga: Warga Dua Desa Saling Bentrok di Kabupaten Kupang,10 Orang dan Enam Sepeda Motor Diamankan Polisi

Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan kalau pada Kamis 12 Oktober 2021 siang sekitar pukul 14.00 wita.

Korban yang dalam keadaan hamil sekitar 9 bulan mendatangi rumah terduga pelaku, Marselina yang merupakan dukun beranak untuk melakukan proses persalinan. 

Kemudian korban tinggal di rumah pelaku Marselina untuk menunggu hari persalinan.

Pada Selasa 12 Oktober 2021 malam sekira pukul 20.00 wita, perut korban sudah mulai terasa sakit sebagai tanda sudah waktunya melahirkan.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved