Breaking News:

Berita Belu

Pemilik Bus Kraton Pertanyakan Izin Trayek Kendaraannya Belum Diterbitkan Dinas Perhubungan

Pemilik Bus Kraton Pertanyakan Izin Trayek Kendaraannya Belum Diterbitkan Dinas Perhubungan

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Pemilik kendaraan Bus AKDP Kraton, Cevarinus M Lake 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pengusaha kendaraan angkutan penumpang Antar Kota Dalam Provinsi ( AKDP) dari Kefamenanu, Kabupaten TTU, Cevarinus M Lake mempertanyakan kinerja UPT Dinas Perhubungan Provinsi NTT wilayah Kabupaten Belu. 

Pasalnya, 17 unit armada PT Kraton rute Kefa-Kupang belum diperpanjang izin trayeknya oleh  Dinas Perhubungan Provinsi NTT yang proses pengusulannya melalui UPT Kabupaten Belu. 

Padahal, berkas usulan untuk perpanjang izin trayek sudah dimasukan ke UPT Dinas Perhubungan Provinsi wilayah Kabupaten Belu yang menangani juga wilayah Kabupaten TTU, TTS dan Malaka. 

Cevarinus Lake mengatakan hal ini kepada wartawan ketika ditemui di Atambua, Jumat 15 Oktober 2021. 

Kata Dia, sudah hampir dua bulan, izin trayek 17 unit Bus Kraton belum diterbitkan. Padahal, berkas usulan sudah dimasukan sebelum izin trayek habis masa berlaku.

Baca juga: Ternyata Setahun Berlabuh di Pelabuhan Lewoleba Kapal Pinisi Aku Lembata Belum Punya Izin Trayek

Lanjut Cevarinus, dari UPT menyampaikan alasan utama izin trayek belum diterbitkan karena utang retribusi sebesar 25 juta. Padahal, ia memiliki bukti pembayaran retribusi sebanyak 700 karcis. Cevarinus mengaku tidak memiliki utang retribusi karena selama satu tahun beroperasi, ia memiliki bukti karcis retribusi. 

Meski ia menyampaikan demikian, UPT belum juga melakukan proses perpanjangan izin trayek. Saking lamanya proses terbit izin trayek ini, Cevarinus mengadu ke Ombudsman NTT. 

Setelah bertemu Ombudsman, terjadi koordinasi di tingkat provinsi lalu pemilik mobil diarahkan untuk bertemu Kepala UTP Dinas Perhubungan Provinsi wilayah Kabupaten Belu untuk membahas masalah tersebut. Pertemuan dengan Kepala UTP Dinas Perhubungan Provinsi wilayah Kabupaten Belu berlangsung, Jumat 15 Oktober 2021.

Cevarinus mengatakan, sebagai pemilik kendaraan, ia sudah menjalani kewajibannya membayar retribusi untuk semua armada yang beroperasi. Kini, ia menuntut hak untuk mendapat izin trayek. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved