Breaking News:

Berita Nagekeo

Ke Marapokot Wakil Bupati Nagekeo Serahkan 200 Lembar Seng untuk SD Negeri Aegela

Usai melakukan kunjungan ke Markas Pos TNI AL sekaligus bertemu dan silaturahim dengan Dan Pos TNI AL Mbay yang baru, Letda Laut (S) Hendro Setiawan

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/
Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja saat menyerahkan seng kepada kepala SDN Aegela, Kamis 7 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | MBAY-Usai melakukan kunjungan ke Markas Pos TNI AL sekaligus bertemu dan silaturahim dengan Dan Pos TNI AL Mbay yang baru, Letda Laut (S) Hendro Setiawan di Pos AL Marapokot, Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja melanjutkan kunjungan kerjanya ke SDN Aegela di Desa Bidoa, Kecamatan Nangaroro.

Kunjungan kerjanya tersebut dalam rangka menyerahkan bantuan Seng kepada SDN Aegela. Bantuan seng sebanyak 200 lembar tersebut merupakan bantuan untuk menangani kerusakan yang terjadi  akibat badai siklon seroja yang terjadi beberapa waktu lalu.

Anggaran bantuan tersebut bersumber dari Dana Belanja Tak Terduga Tahun 2021 pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo.

Setibanya di SDN Aegela, Wabup Marianus Waja langsung menuju ruangan yang sebagian atapnya mengalami kerusakan berat.

Baca juga: Danlantamal X Brigjen TNI (Mar) FP Marpaung Kalungkan Medali Bagi Juara Cabor Layar PON XX Papua

"Ini terjadi karena kita tidak pernah merawat gedung ini. Jangan tunggu APBD II, sebelum berat, biasanya rusak ringan dulu. Perbaiki dengan dana Bos atau dana komite. Tujuan supaya sekolah ini diurus bersama," ujarnya.

Camat Nangaroro Gaspar Taka pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Pemda Nagekeo.

"Atas nama masyarakat Desa Bidoa, guru dan pegawai serta seluruh orangtua siswa SDN Aegela kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemda Nagekeo melalui Bupati dan Wakil Bupati yang hari ini berkesempatan menyerahkan 200 lembar seng," ungkapnya.

Wakil Bupati Nagekeo dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa pemerintah yang adalah bagian dari negara harus melayani semua masyarakat dan ketika ada masalah, pemerintah daerah tidak boleh berdiam diri.

"Negara dalam diri pemerintah harus selalu berada di tengah masyarakat, bukan hanya disaat yang tidak bermasalah. Semua situasi negara harus hadir, dengan demikian menunjukan bahwa  semua masyarakat adalah bagian hidup dari negara. Pemerintah yang adalah bagian dari negara harus melayani semua masyarakat,  ketika ada masalah kami tidak  boleh berdiam diri," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved