Breaking News:

Berita TTU

Tilang ETLE di Kabupaten TTU Segera Diberlakukan

Penerapan tilang elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE) di Satuan Lalu Lintas Polres TTU akan segera diberlakukan

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM / Dionisius Rebon
Kasat Lantas Polres TTU, AKP Firamuddin, Rabu, 06/10/2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Penerapan tilang elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE) di Satuan Lalu Lintas Polres TTU akan segera diberlakukan dalam waktu dekat.

Pasalnya pemasangan CCTV untuk kepentingan tilang ETLE tersebut telah dilakukan pada tiga titik di Kota Kefamenanu.

Demikian disampaikan Kasat Lantas Polres TTU, AKP Firamuddin saat ditemui POS-KUPANG.COM, Rabu, 06/10/2021.

Tiga titik CCTV tersebut dipasang di Pos Tulip, Perempatan Terminal Kota Kefamenanu dan Perempatan Pasar Lama.

Baca juga: Tilang Elektronik di NTT, Pakar Hukum Pidana Sebut Keefektifan Tergantung Sumber Daya Pendukung 

"Dalam waktu dekat juga akan ada tindak lanjut daei Korlantas (Polda NTT) untuk memberikan monitor di tiga titik itu supaya bisa dipantau langsung oleh satuan lalu lintas Polres TTU," jelasnya.

Meskipun demikian, pihaknya masih menunggu koordinasi dan petunjuk dari Direktorat Lalu Lintas Polda NTT.

Dikatakan Firamuddin, kamera CCTV tersebut difungsikan untuk melakukan tilang atau penindakan kepolisian terhadap pelanggar lalu lintas.

Setiap pengendara kendaraan yang melintas pada titik tersebut langsung dimonitor dan direkam secara otomatis. Apabila para pelintas melakukan pelanggaran lalu lintas, seperti; tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah dan beberapa pelanggaran lainnya, sistem akan langsung merekam dan mengirim surat tilang kepada pemilik kendaraan.

Baca juga: Warga Belum Tahu Tilang Elektronik Polda NTT Pasang 12 CCTV di Kota Kupang

Menurutnya, fungsi pemasangan kamera CCTV tersebut adalah untuk mencegah terjadi kecelakaan lalu lintas, meminimalisir pelanggaran dan menjamin keamanan kendaraan di jalan.

Ia menerangkan, kamera CCTV tersebut memiliki sistem yang cukup canggih, karena dapat memonitor setiap pelanggaran di jalan.

"Alat ini sangat canggih, dia bisa merekam dengan dua kilometer dari titik tersebut. Jika ada pelanggaran, kita akan connect dengan server yang ada koneksi dengan Samsat dan kami akan print out pelanggaran yang dilakukan pelintas jalan dan dikirim ke alamat yang bersangkutan," beber Firamuddin.

Perihal pengiriman surat  pelanggaran lalu lintas tersebut pihaknya bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk kepentingan pengiriman bukti awal penilangan ke alamat pemilik kendaraan.

Lebih lanjut dikatakan Firamuddin, denda penilangan tersebut juga tidak berhubungan langsung dengan aparat kepolisian tetapi sang pelanggar akan langsung membayarnya ke Bank.

"Apabila pelanggar lalu lintas mengabaikan surat tilang tersebut maka ia akan diingatkan ketika melakukan pembayaran pajak kendaraan," tutupnya. (*)

Baca Berita TTU Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved