Breaking News:

Tilang Elektronik di NTT, Pakar Hukum Pidana Sebut Keefektifan Tergantung Sumber Daya Pendukung 

Soal tilang elektronik di NTT, Pakar Hukum Pidana sebut keefektifan tergantung sumber daya pendukung 

Penulis: Michaella Uzurasi
Editor: Kanis Jehola
Tilang Elektronik di NTT, Pakar Hukum Pidana Sebut Keefektifan Tergantung Sumber Daya Pendukung 
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Pakar Hukum Pidana Undana, Daud Dima Tallo

Soal tilang elektronik di NTT, Pakar Hukum Pidana sebut keefektifan tergantung sumber daya pendukung 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Tilang elektronik yang akan dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur (NTT) menurut pakar Hukum Pidana NTT, Daud Dima Tallo, keefektifan tilang ini tergantung sumber daya pendukung

"Menyangkut keefektifannya sangat tergantung pada perangkat pendukungnya seperti listrik, sumber daya manusia (SDM) yang mengoperasikanya," katanya, Rabu, 09 Juni 2021.

"Kita berharap bahwa dengan tilang elektronik dimaksud sangatlah efektif namun untuk saat awalnya belum dapat dipastikan karena baru saja diterapkan, tindakan yang sifatnya evaluatif juga perlu dilakukan dalam jangka waktu yang terukur," lanjutnya.

Baca juga: Tim Cyber Troops Polres Sumba Barat Bekuk AM Pelajar SMU Sebarkan Konten Video Bernuansa Sara

Baca juga: Video Syiur Anak Dibawah Umur Dibongkar Ayahnya Sendiri, Korban Dipaksa Berhubungan Intim & Direkam

Menurut dosen Fakultas Hukum Undana ini, hasil evaluasi tersebut sangat penting untuk disalurkan ke publik oleh pihak kepolisian, artinya semakin banyak pelanggaran yang terjaring semakin efektif daya gunanya, sebaliknya jika semakin sedikit yang terjaring maka ada dua kemungkinan mengapa hal tersebut terjadi.

"Kemungkinan pertama mungkin saja perangkat elektronik tidak berjalan sebagaimana mestinya dan yang kedua bisa karena kesadaran hukum masyarakat dalam berlalulintas setelah tahu bahwa perangkat tilang elektronik telah dioperasikan sehingga nampak efek jera untu tidak melanggar hukum dan inilah yang kita semua harapkan," ujarnya.

Baca juga: Pandangi Jenazah Delfiana Kepala SDI Ndora, Icha : Saya Kehilangan Ibu

Baca juga: Disebut Anak Diusir Guru SDK Jawang, Kepsek Aleksius: Bukan Diusir Tapi Disuruh Pulang 

Daud juga mengapresiasi upaya positif Polri dalam menerapkan tilang elektronik sebagai salah satu terobosan di bidang lalu lintas dengan memanfaatkan kemajuan dibidang teknologi. 

Lanjut dia, perubahan dari tilang model manual dengan mengerahkan tenaga Polri secara langsung turun ke jalan memberi peluang bagi Polri sendiri untuk melaksanakan tugas - tugas lainnya untuk melayani masyarakat secara optimal karena salah satu tugas Polri di bidang lalulintas telah diambil alih oleh tekonologi. 

Tilang elektronik, kata Daud, perlu didukung keabsahannya dalam regulasi atau undang - undang lalulintas jalan bahwa tilang elektronik merupakan perangkat hukum yang fungsinya sama dengan fungsi tenaga manusia Polri dalam bobot pelaksanaannya maupun dari segi keabsahannya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved