Sabtu, 6 Juni 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 30 September 2021: Bertahan di Tengah Serigala

Hari ini Yesus mengutus 70 murid mewartakan misi-Nya ke seluruh dunia. Basis perutusan itu adalah “Tuaian memang banyak tapi pekerja sedikit”

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
Pater Steph Tupeng Witin SVD 

Yesus menggambarkan murid-murid-Nya seperti domba-domba yang lemah, sementara kekuasaan dunia digambarkan seperti serigala ganas yang siap memangsa.

Maka, para murid mesti selalu sadar bahwa kekuatan perutusan di tengah dunia bukan diri mereka tapi Kristus.

Hari ini, Yesus mengingatkan kita bahwa mengikuti Dia, apalagi melayani Dia berarti menjadi seperti “domba di tengah serigala.”

Sabda ini tentu menggentarkan kemanusiaan kita. Satu-satunya kekuatan kita adalah iman akan Kristus.

Tantangan dan bahaya dunia adalah realitas yang mesti kita hadapi dengan harapan pada kekuatan Kristus.

Mengandalkan kekuatan kemanusiaan kita identik dengan memasukkan diri bulat-bulat ke dalam liang mulut serigala buas.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 28 September 2021: Tetap Mengasihi

Tubuh kita akan dicabik-cabik tanpa kehormatan.

Sejarah hidup kita akan lenyap tanpa bekas. Nama kita mungkin masih membekas dalam ingatan orang tapi akhir hidup kita yang tragis dalam liang mulut serigala hanya akan menghadirkan trauma ketakutan dan teror kekerasan.

Selama perutusan itu para murid tidak boleh membawa apa-apa dalam perjalanan. Dulu, mungkin saja orang harus berjalan kaki menempuh perjalanan sangat jauh dan melelahkan sehingga tidak membawa banyak barang.

Zaman ini tentu beda sehingga tuntutan pun mesti dinamis dan realistis.

Tapi tuntutan Yesus ini menekankan lahirnya keberanian, hati yang sabar, pikiran yang kreatif dan selalu mengandalkan Allah dalam kondisi apa pun.

Tuhan tidak pernah membiarkan kita berjalan sendirian tertatih memikul beban.

Tuhan hadir melalui segenap pancaindera dan akal budi kita yang mesti setia dituntun oleh nurani yang tulus yang membuat kita tetap setia bertahan dalam represi kesulitan.

Ilmuwan Charles Darwin dan Herbert Spencer pernah mengemukakan sebuah teori dan ungkapan yang sangat popular yaitu “survival of the fittest” artinya yang bertahan hidup adalah mereka yang paling bisa beradaptasi.

Maka Yesus di tempat lain pernah mengingatkan kita agar menjadi “cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved