Sabtu, 6 Juni 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Selasa 28 September 2021: Tetap Mengasihi

Bagi orang Yahudi, Yerusalem adalah puncak hidup rohani. Setiap tahun, minimal satu kali orang Yahudi harus berziarah ke Bait Suci di Yerusalem.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
Pater Steph Tupeng Witin SVD 

Renungan Harian Katolik Selasa 28 September 2021: Tetap Mengasihi (Luk 9: 51-56)

Oleh: Pater Steph Tupeng Witin SVD

POS-KUPANG.COM - Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan ke Yerusalem. Sebuah ziarah penggenapan jalan keselamatan.

Bagi orang Yahudi, Yerusalem adalah puncak hidup rohani. Setiap tahun, minimal satu kali orang Yahudi harus berziarah ke Bait Suci di Yerusalem.

Jalan langsung dan singkat dari Galilea menuju ke Yerusalem melewati Samaria.

Tapi kebanyakan orang Yahudi menghindari jalan singkat itu karena telah terjadi pertengkaran selama berabad-abad lamanya antara orang Yahudi dan Samaria (Yoh 4:9).

Orang Samaria akan melakukan segala sesuatu untuk menghindarkan dan bahkan melukai setiap peziarah Yahudi yang mencoba melewati daerah Samaria.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 27 September 2021: Melayani Orang Kecil

Ketika Yesus memutuskan untuk mngambil jalan singkat itu, hal itu merupakan sesuatu yang tidak biasa.

Lebih tidak biasa lagi, kalau Ia mengharapkan dan meminta kesediaan orang Samaria untuk menerima Dia sebagai tamu mereka.

Orang-orang Yahudi dan Samaria telah terpecah selama berabad-abad.

Peziarah Yahudi yang melewati wilayah Samaria sering diperlakukan dengan buruk dan bahkan diserang oleh orang Samaria.

Ketika Yesus melakukan hal yang tidak biasa itu, sesungguhnya Ia sedang mengulurkan tangan kasih-Nya kepada orang-orang Samaria yang telah lama menjadi musuh bangsanya.

Maka orang Samaria sebenarnya tidak hanya menolak kasih dan keramahtamahan Yesus, tapi juga penyerahan diri-Nya untuk menjadi sahabat mereka.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 25 September 2021: Salib Hadirkan Harapan

Penolakan orang-orang Samaria itu memantik kemarahan Yakobus dan Yohanes yang langsung meminta Yesus untuk memusnahkan desa-desa Samaria dengan api yang turun dari surga.

Namun Yesus menolak permintaan kedua murid emosional itu.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved