Rabu, 22 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 27 September 2021: The Best & Award

Semua kita senang dipuji, ingin sukses, pengen menjadi terbaik. Hampir sepanjang waktu kita ingin berbicara dan dibicarakan yang baik tentang kita.

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RD. Fransiskus Aliandu 

Tapi hasrat kita untuk meraih the best, jangan sampai mengesampingkan, apalagi melenyapkan diri kita dalam "menyambut Dia".

Saat kita menjadi the best, kita tak boleh dan tak pernah boleh lupa "menyambut Dia".

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 25 September 2021: Salib Hadirkan Harapan

Meski kita sudah menjadi the best, tapi saat kita berada di antara sesama, kita mesti menjadi yang terkecil, kita harus menyambut anak kecil.

Ini bermakna, menjadi the best, tak boleh meninabobokan diri kita hingga tak menerima anak kecil, orang lain yang kecil. Award kita diperuntukkan bagi yang kecil.

Menjadi the best juga mengharuskan kita untuk menjadikan diri kita seperti anak kecil dengan segala kepolosan dan kejujurannya; anak kecil yang merasa bergantung pada Bapa, yang taat pada Bapa. *

Teks Lengkap Bacaan Renungan Katolik 27 September 2021:

Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab.
Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab. (POS-KUPANG.COM/AGUSTINUS SAPE)

Bacaan I : Zakharia 8:1-8

Aku akan menyelamatkan umat-Ku dari timur sampai barat

Datanglah sabda Tuhan semesta alam, bunyinya: Beginilah sabda Tuhan semesta alam, “Aku berusaha untuk Sion dengan kegiatan besar dan dengan kehangatan amarah yang besar.”

Beginilah sabda Tuhan semesta alam, “Aku akan kembali ke Sion dan akan tinggal di tengah-tengah Yerusalem. Yerusalem akan disebut Kota Setia, dan gunung Tuhan semesta alam akan disebut Gunung Kudus.”

Beginilah sabda Tuhan semesta alam, “Akan ada lagi kakek-kakek dan nenek-nenek yang duduk di jalan-jalan Yerusalem, masing-masing memegang tongkat karena lanjut usianya. Dan jalan-jalan kota itu akan penuh dengan anak-anak laki-laki dan perempuan yang bermain-main di situ.”

Beginilah sabda Tuhan semesta alam, “Kalau pada waktu itu sisa-sisa bangsa ini menganggap hal itu ajaib, apakah Aku akan menganggapnya ajaib?” demikianlah sabda Tuhan semesta alam.

Beginilah sabda Tuhan semesta alam, “Sesungguhnya Aku akan menyelamatkan umat-Ku dari timur sampai ke barat, dan Aku akan membawa mereka pulang, supaya mereka tinggal di tengah-tengah Yerusalem. Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku menjadi Allah mereka dalam kesetiaan dan kebenaran.”

Demikianlah Sabda Tuhan

Syukur kepada Allah

Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved