Breaking News:

Berita NTT

Ini Penjelasan Polda NTT Terkait Razia Makanan Kadaluarsa di Kabupaten Sikka

Ini Penjelasan Polda NTT Terkait Razia Makanan Kadaluarsa di Kabupaten Sikka

Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Tim Kepolisian dari Polda NTT telah melakukan pemeriksaan atau razia makanan kadaluarsa terhadap sejumlah tempat usaha di Kabupaten Sikka, Sabtu 18 September 2021 lalu.

Terkait pemeriksaan atau razia makanan kadaluarsa tersebut, Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif melalui Kabidhumas Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan razia tersebut merupakan tindakan pihak kepolisian untuk menjaminjya ketersediaan bahan makanan.

Selain itu, tindakan razia tersebut guna menjamin kwalitas dan mutu dari bahan-bahan makanan tersebut, sehingga mengantisipasi mungkin adanya makanan kadaluarsa, agar masyarakat tidak menjadi korban.

Kombes Pol. Krisna menegaskan bahwa para pengusaha yang menganggap diri diresahkan oleh pemeriksaan tersebut, tidak boleh resah, karena hal tersebut demi kenyamanan dan kebaikan bersama, agar warga masyarakat terbebas dari makanan kadaluarsa.

Baca juga: Diduga Pelaku Prostitusi Online, Polda NTT Kembali Amankan Empat Muda Mudi Di Kota Kupang

"Saya pikir para pengusaha tidak perluh resa dengan tindakan tersebut, karena tujuan kami juga membantu para pengusaha melakukan pengawasan," katanya.

Tujuan razia sekaligus pemeriksaan tersebut dalam rangka untuk melakukan upaya-upaya guna menjamin ketersediaan bahan makanan sekaligus kwalitasnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, menurut Krisna, para pedagang harus merasa terbantu dengan adanya pengawasan sekaligus mengingatkan mereka terkait kemungkinan ketersediaannya bahan makanan kadaluarsa.

Krisna pun mengatakan bahwa kegiatan di Sikka tersebut telah dilakukan koordinasi dengan pihak Polres bahkan bekerjasama dengan pihak Polres. Selain itu, untuk instansi terkait sifatnya koordinasi.

Baca juga: Buat Terobosan Baru, Pelayanan Polda NTT Bakal Menggunakan Pasukan Berkuda

Terkait para pengusaha yang merasah diresahkan, Kombes Pol. Krisna mengungkpakan bahwa pihaknya tidak tahu hal apa yang diresahkan.

Sehingga, dia mengimbau agar para pengusaha, karena kehadiran tim kepolisian tersebut bekerja sesuai dengan tupoksinya.

"Kegiatan tersebut dalam rangka memberikan perlindungan terhadap masyarakat, agar tidak adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi atau di masa pandemi saat ini," tandasnya. (*)

Baca Berita NTT Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved