Diduga Pelaku Prostitusi Online, Polda NTT Kembali Amankan Empat Muda Mudi Di Kota Kupang

Ditsamapta Polda NTT mengamankan dua pasang muda mudi yang diduga merupakan pelaku prostitusi online di kota Kupang, Sabtu 18 September 2021 dini ha

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Keempat pemuda-pemudi saat diamankan oleh personil Ditsamapta Polda NTT. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Ditsamapta Polda NTT mengamankan dua pasang muda mudi yang diduga merupakan pelaku prostitusi online di kota Kupang, Sabtu 18 September 2021 dini hari.

Pasangan muda mudi tersebut diamankan saat personel Ditsamapta Polda NTT sekitar pukul 01.00 Wita.

Hal tersebut dibenarkan Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna B, S.H., S.I.K., M.H.

"Keempat anak dibawah umur tersebut diduga merupakan pelaku prostitusi online di Kota Kupang. Mereka diamankan personel Ditsamapta Polda NTT pada dini hari tadi sekitar pukul 01.00 Wita di homestay Petra di Oebufu,"ujar Kabidhumas Polda NTT.

Baca juga: Pemprov NTT Serius Kembangkan Pariwisata Labuan Bajo Manggarai Barat

Dijelaskannya bahwa pada saat Personil Ditsamapta sedang melakukan patroli di homestay Petra di Oebufu, didapati dua orang laki-laki yang lari dan kabur ke kamar mandi salah satu kamar.

"Saat dilakukan pengecekan pada kamar mandi tersebut selain ditemukan dua orang laki-laki ada juga dua orang perempuan dibawah umur yang sedang bersembunyi," kata Krisna

"Setelah diinterogasi dan diperiksa HPnya, petugas mendapati aplikasi MI  Chat yang berisikan bukti percakapan transaksi prostitusi online," lanjutnya

"Kemudian  Petugas mengamankan dua orang Laki laki sebagai  Mucikari dan dua orang perempuan sebagai pelaku dugaan Prostitusi Online"jelasnya.

Menurut Krisna, Keempat pelaku prostisusi online tersebut masing-masing berinisial BH (18), YS(18), AM (17) dan FM (18) saat itu juga langsung dibawah ke SPKT Polda NTT.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa tiga buah Handphone yang di dalamnya terdapat aplikasi MI Chat dan transaksi sebagai sarana prostitusi online.

"Saat ini keempat orang pelaku sudah diamankan di Mapolda NTT, guna Proses penyidikan lebih lanjut. Apabila terbukti bersalah mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku,"tandas Kabidhumas.

Berita NTT Lainnya:

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved