Ibu Hamil Melahirkan Di Jalan

Ambulance dan Peralatan Medis Dikerahkan ke Iligai Sikka, Pasca Fransiska Melahirkan ditengah Jalan

Sejumlah tenaga kesehatan Puskesmas Bola menuju lokasi, pasca Fransiska Seang (21) warga Kampung Iligai, RT 01 RW 01, Desa Hokor kecamatan Bola

POS-KUPANG.COM/HO-NIKOLAUS
BERSALIN- Seorang ibu hamil di kampung Iligai, Desa Hokor, Kecamatan Bola Kabupaten Sikka,NTT terpaksa melahirkan di tengah jalan saat ditandu sejauh sekitar 3 kilometer menuju Puskesmas terdekat karena kondisi jalan yang rusak parah, Selasa 9 September 2025. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANGS.COM, MAUMERE - Sejumlah tenaga kesehatan Puskesmas Bola menuju lokasi, pasca Fransiska Seang (21) warga Kampung Iligai, RT 01 RW 01, Desa Hokor kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, NTT melahirkan di tengah jalan saat ditandu sejauh sekitar 3 kilometer menuju Puskesmas terdekat karena kondisi jalan yang rusak parah, Selasa (9/9/2025).

Pihak Puskesmas Bola mengerahkan ambulance dan peralatan medis untuk penanganan lebih lanjut, pasca Fransiska melahirkan ditengah jalan saat menuju fasilitas kesehatan.

Baca juga: Suami dan Balita 13 Bulan dari Nakes di Puskesmas Mauponggo Hilang Terserer Banjir

Sementara itu, beberapa tenaga kesehatan lainnya berjalan kaki menuju kampung Iligai karena saat ini, Fransiska bersama anaknya masih berada tengah jalan, dibawah tenda darurat. 

"Sudah dari tadi pagi. Ambulance dan peralatan medis sudah ke sana tadi pagi, Nakes lain tadi pagi naik menuju iligai," kata Kepala Puskesmas Bola, Yusminus, Selasa Siang. 

Ia menjelaskan, Ibu tersebut aktif memeriksakan diri di Bidan Puskesmas Bola. Tafsiran partusnya sesuai HPHT tanggal 15 Oktober. Sedangkan hasil USG tafsiran partusnya tanggal 29 September. 

Kata dia, ibu tersebut dengan anemia sehingga menjadi prioritas pengawasan pihak puskesmas.  Salah satunya adalah dengan cara dititipkan tinggal di Hokor supaya lebih mudah dipantau oleh Bidan Desa. 

Baca juga: Perempuan asal Iligai Sikka Sudah Berulang Kali Melahirkan di Tengah Jalan

Akan tetapi beberapa hari lalu dia pulang ke iligai tanpa sepengetahuan Bidan. Dan Bidan kesulitan komunikasi karena jarak dan tidak ada jaringan internet.

Sebelumnya, Fransiska Seang, seorang ibu hamil di kampung Iligai, Desa Hokor, Kecamatan Bola Kabupaten Sikka,NTT terpaksa melahirkan di tengah jalan saat ditandu sejauh sekitar 3 kilometer menuju Puskesmas terdekat karena kondisi jalan yang rusak parah, Selasa.

Meski proses persalinan hanya dibantu beberapa ibu-ibu, proses persalinan Fransiska Seang berlangsung dalam situasi darurat dan menegangkan, bayi yang dilahirkan Fransiska Seang (21) warga Kampung Ili gai,RT 01 RW 01,Desa Hokor kecamatan Bola ini dalam kondisi sehat dan normal.

Baca juga: Usai Melahirkan di Tengah Jalan, Fransiska Seang Tak Sadarkan Diri

Nikulaus, warga Desa Hokor yang saat ini berada di lokasi menuturkan, Fransiska Seang (21) melahirkan anaknya ketika dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan untuk bersalin.

Untuk sementara ini, bayi laki-lakinya selamat tetapi ibu tersebut tidak sadarkan diri sejak 1 jam lalu.

"Petugas kesehatan sementara jalan kaki dari desa Hokor menuju iligai," ujarnya.

Kata dia, Akses jalan dari kampung Iligai ke Desa Hokor hanya dengan jalan kaki melewati pegunungan dan lembah sekitar 5 KM.

"Mohon bantuan dari pihak terkait untuk lebih memperhatikan akses ke fasilitas umum terutama akses jalan agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi, " harapnya.  (awk)

 Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved