Berita Sumba Timur
Mesin PCR Laboratorium Umbu Rara Meha Sumba Timur Diperbaiki, Sampel Swab PCR Dikirim ke Kupang
Dengan tambahan 1 mesin PCR maka pihak rumah sakit memastikan akan membagi peruntukan kedua mesin PCR tersebut.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Tim Laboratorium PCR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha Waingapu Kabupaten Sumba Timur belum kembali melakukan pemeriksaan sampel swab warga di wilayah itu dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).
Pasalnya hingga Sabtu, 18 September 2021, mesin PCR di laboratorium rumah sakit milik Pemda Sumba Timur itu masih terkendala karena mengalami kerusakan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy membenarkan kerusakan tersebut. Bertindak sebagai Wakil Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19, Domu menyebut mesin PCR di laboratorium rumah sakit kini sedang dalam perbaikan oleh tim teknisi dari Jakarta.
"Saat ini mesin PCR masih dalam perbaikan sehingga belum dapat digunakan untuk melakukan pemeriksaan sampel," ujar Warandoy kepada POS-KUPANG.COM di kantornya.
Baca juga: Pemerintah Dukung Shorinji Kempo di Kabupaten Sumba Timur,
Berdasarkan keterangan Direktur RSUD Umbu Rara Meha, dr. Lely Harakai, M.Kes, meski belum melayani pemeriksaan PCR, namun saat ini tidak terdapat antrian sampel swab karena sampel swab warga langsung dikirim untuk diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Prof WZ Johannes Kupang.
Sementara itu, Laboratorium RSUD Umbu Rara Meha hanya menyediakan pemeriksaan TCM.
"Kita masih kirim ke Kupang sambelnya karena alat sedang dalam perbaikan," demikian dr. Lely saat dihubungi POS-KUPANG.COM.
Ia juga memprediksi perbaikan akan berlangsung hingga pekan depan. Perbaikan mesin PCR, kata dia, dilaksanakan oleh teknisi secara online.
"Mesin yang lama masih dalam usaha untuk perbaikan, teknisinya online," tambah dr. Lely.
Menunggu Alat PCR Bantuan BNPB
Selain usaha perbaikan terhadap kerusakan mesin PCR yang ada, pemerintah Sumba Timur juga sedang dalam posisi menunggu tibanya mesin PCR baru bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Mesin dengan kapasitas 96 sampel swab sekali runing itu sedang dalam perjalanan menuju Waingapu. "Kita sudah ada mesin yang baru dari BNPB, tapi sampai saat ini belum sampai di Waingapu," jelas dr. Lely.
Dengan tambahan 1 mesin PCR maka pihak rumah sakit memastikan akan membagi peruntukan kedua mesin PCR tersebut.
Mesin PCR yang sedang diperbaiki akan digunakan untuk memeriksa sampel swab para pelaku perjalanan sementara mesin PCR baru akan digunakan untuk memeriksa sampel swab dari Posko Satgas Covid- 19.(*)