Breaking News:

Berita TTS

Divonis Penjara 8 Bulan, Anggota DPRD di TTS Masih Nikmati Gaji

Divonis penjara selama 8 bulan, Anggota DPRD TTS Jean Neonufa Masih Menerima Gaji

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Sekwan DPRD TTS, dr. Hosiana In Rantau 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Meski sudah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 8 bulan, Anggota DPRD TTS, Jean Neonufa masih menikmati gaji sebagai seorang anggota DPRD. Jean masih menerima gaji, tunjangan keluarga, tunjangan beras, jaminan kesehatan yang secara keseluruhan nilainya mencapai 4 juta lebih.

Jean hanya tidak menerima tunjangan perumahan dan transportasi karena tidak menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kabupaten TTS.

"Untuk tunjangan perumahan dan transportasi sudah tidak kita bayarkan lagi per September ini karena sudah ada vonis dari majelis hakim. Beliu (Jean) hanya menerima gaji, tunjangan keluarga, tunjangan beras dan jaminan kesehatan," ungkap Sekwan DPRD Kabupaten TTS, dr. hosiana In Rantau kepada POS-KUPANG.COM, Senin 13 September 2021.

Selain itu, Jabatan Jean sebagai wakil ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD TTS juga dicopot. Usulan dari partai terkait pergantian Anggota BK sendiri sudah masuk ke sekertariat DPRD TTS.

Baca juga: Sudah Ada Vonis Pengadilan, Ketua DPRD TTS Dorong BK Percepatan Proses Putusan Jean Neonufa

"Jabatan beliau sebagai wakil ketua BK juga sudah diganti. Usulan dari partai sudah masuk ke kita," jelasnya.

Ditambahkan Kabag Keuangan Sekwan DPRD TTS, A. Banunaek, mengacu pada PP 18 Tahun 2017, hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD, Pasal 27 tentang ketentuan lain, maka Anggota DPRD TTS atas nama Jean Neonufa yang sementara menjalani masa hukuman di Rutan Kelas II B Soe hanya diberikan gaji, tunjangan keluarga, tunjangan beras dan jaminan kesehatan. Sedangkan untuk tunjangan transportasi dan perumahan tidak diberikan lagi.

"Kita sudah komunikasi dengan keluarga pak Jean terkait hak beliu yang masih diberikan. Kita merujuk pada peraturan," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD TTS dari Fraksi Nasdem, Jean Neonufa divonis terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan di depan orang lain yang ada disitu bertentangan dengan kehendaknya melanggar kesusilaan yang diatur Pasal 281 ke 2 KUHP.

Baca juga: Badan Kehormatan DPRD TTS Agendakan Pemeriksaan Saksi dari Pihak Jean Neonufa

Jean dijatuhi hukuman kurungan penjara selama 8 bulan dipotong masa penahanan dan diwajibkan membayar biaya perkara sebesar Rp 5.000.
Jean sendiri diketahui telah ditahan sejak 3 Mei lalu.

Sidang putusan terhadap kasus dugaan pelanggaran kesusilaan tersebut berlangsung pada Kamis 9 September 2021 di Pengadilan Negeri Soe.

Sidang putusan dipimpin Ketua Majelis Hakim, John Leuwol didampingi hakim anggota Anwar Rony Fauzi dan Bagas BN Satata, Kamis 9 September 2021.

Dari fakta persidangan terbukti jika terdakwa sengaja menyentuh payudara korban karena perbuatan tersebut dilakukan beberapa kali.

Sebelum mendatangi rumah korban, terdakwa sempat mengkomsumsi sopi (minuman tradisional beralkohol). (*)

Baca Berita TTS Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved