Breaking News:

Berita Nagekeo

Perbaikan Ruas Jalan Sawu-Mulakoli di Mauponggo Nagekeo Mulai Dikerjakan

Perbaikan Ruas Jalan Sawu-Mulakoli di Mauponggo Kabupaten Nagekeo Mulai Dikerjakan

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Sebuah excavator sedang beroperasi membuka pelebaran jalan Sawu-Mulakoli di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Kamis 9 September 2021. 

POS-KUPANG.COM, MBAY - Kecamatan Mauponggo dapat disebut sebagai 'surga' komoditi perkebunan di Kabupaten Nagekeo.

Cengkeh, pala, kakao, kemiri, vanili, salak, rambutan, durian, merica dan lainnya menjadi sumber penghidupan utama bagi masyarakat beberapa desa yang mengitari lereng gunung Ebulobo nan subur.

Melintas di wilayah ini, di sisi lain, sekaligus juga menjadi kesempatan untuk menikmati panorama alam pegunungan dan horizon Laut Sawu yang memanjakan mata.

Keindahannya disempurnakan oleh hawa segar yang menyeruak dari balik dedaunan berbalut kabut tipis. Namun demikian, keadaan topografis dan kepadatan penduduk menjadi tantangan tersendiri baik bagi Pemerintah Desa maupun Pemerintah Daerah dalam menyiapkan infrastruktur jalan dan jembatan yang layak.

Baca juga: Kapolsek Sebut Keluarga Korban Gantung Diri di Mauponggo Terima Kematian Korban Sebagai Musibah

Salah satu ruas jalan yang mendesak untuk ditangani adalah Sawu - Mulakoli yang merupakan akses strategis dari dan menuju Ibukota Kecamatan Mauponggo dan Kecamatan Boawae.

Jalan kabupaten ini membelah perkebunan dan jejeran rumah-rumah permanen berbenteng tembok penyokong tinggi dan kokoh dari warga Desa Sawu, Lodaolo dan Woloede.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nagekeo, pelan namun pasti, terus melakukan peningkatan dari tahun ke tahun.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Nagekeo, Fransiskus P. Jogo Dajo, ST.MT, sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) paket pekerjaan tersebut, menjelaskan dengan pengetatan anggaran di masa pandemi saat ini, penanganan dilakukan secara bijak dan optimal pada segmen-segmen prioritas dan kritis.

Baca juga: Korban yang Meninggal Gantung Diri di Mauponggo-Nagekeo Diduga Karena Persoalan Keluarga

"Sebelumnya di Tahun 2019 kita alokasikan dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 1 M, kemudian tahun lalu 2020 terhenti, apalagi waktu itu pandemi Covid baru merebak dan di tahun 2021 ini dilanjutkan dengan pagu anggaran 2 Miliar," ujar Kabid Fancy, Kamis 9 September 2021 dalam keterangan tertulis yang diterima POS-KUPANG.COM.

Khusus tahun ini, lanjut Fancy, tidak langsung dibuat dengan konstruksi rabat atau lapen (lapisan penetrasi), tetapi terlebih dahulu dilakukan pelebaran hingga kurang lebih 8 m, penurunan permukaan, pembangunan saluran maupun tembok penyokong serta plat deker.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved