Berita Nagekeo

Bupati Nagekeo Letak Batu Pertama Pelataran Kampung Adat Kawa di Desa Lebolewa

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do mengikuti acara peletakan batu pertama Pembangunan Pelataran Kampung Adat Kawa di Desa Labolewa

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati Don melakukan peletakan batu pertama pembangunan pelataran Kampung Adat Kawa di Desa Labolewa, Jumat 3 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, MBAY-Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do mengikuti acara peletakan batu pertama Pembangunan Pelataran Kampung Adat Kawa di Desa Labolewa Kecamatan Aesesa.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Kawa Desa Labolewa Kecamatan Aesesa pada hari Jumad, 3 September 2021.

Sekira pukul 08:20 Wita, Bupati Don dan rombongan tiba di Kampung Adat Kawa. Bupati Don disambut dengan ritual adat penyambutan tamu "Poru Loru Keta Ja" yakni upacara menyambut tamu yang baru datang atau masuk ke Kampung Adat Kawa.

Proses ritual adat tersebut dilakukan oleh tetua adat Kampung Adat Kawa Andreas Angi dan Bapak Bernardus Polu.

Baca juga: Meski Pandemi Covid-19, Bupati Nagekeo Letakan Batu Pertama Pembangunan Perpustakaan

Selanjutnya Bupati Don menuju tempat peletakan batu pertama. Diawali dengan ritual adat, Bupati Don berkesempatan meletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan pelataran Kampung Adat Kawa.

Bupti Don dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, salah satu penyumbang nilai luhur bangsa dan negara Indonesia lahir dari salah satu komunitas adat.

"Seperti hari ini. Kita Nagekeo beruntung, Kawa ini dalam kacamata Pemerintah Pusat melalui Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOP-LBF) melihat bahwa setelah kampung yang iconic yang bisa kita perkenalkan ke dunia di Wae Rebo Manggarai, titik kedua yang dilihat keasliannya yang masih terjaga itu dikampung Kawa," ujarnya.

Lebih lanjut katanya, dalam rencana kedepan, kampung Adat Kawa akan ditata ulang dengan arsitekturnya mengikuti arsitektur rumah rumah adat yang sudah dibangun ini. Demikian juga nanti rehabilitasi rumah adat kedepan akan diperhatikan oleh pemerintah pusat melalui BOP-LBF/Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah.

Baca juga: Cegah Anemia Sejak Dini, Bupati Nagekeo Beri Tablet Tambah Darah kepada Remaja Putri

"Kita akan menata, kita mengundang orang yang berkompoten di bidangnya, bagaimana menata jalan masuk, bagaimana menata tempat parkir, tempat orang menginap, kampung dan apa saja yang kita hasilkan , kuliner, panganan kita. Semua produk kita yang dihasilkan, kita perkenalkan kepada mereka yang datang," ujarnya.

Bupati Nagekeo juga berharap kepada para tokoh adat, pemuka masyarakat untuk memperhatikan dan menjaga Kampung Adat Kawa.

"Saya sangat berharap bapak bapak mosa nua laki ola, yang pernah memimpin di tempat ini, untuk selalu perhatikan tempat ini. Seminggu sekali datang berkunjung, melihat, menyapa memberi semangat kepada mereka yang tetap bertahan tinggal di tempat ini, memelihara kampung halaman," ungkapnya.

Menurut Bupati Don, jauh lebih penting adalah bagaimana nilai yang diajarkan oleh leluhur harus dijaga agar dapat dikomunikasikan kepada mereka yang akan datang, supaya mereka tahu bahwa daerah ini punya nilai nilai luhur yang ingin dibagikan kepada dunia.

"Kalau ini dilihat sebagai lambang fisik bentuk perhatian negara melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo, maka inilah barangkali kita mulai menata kedepannya," ujarnya.

Diakhir sambutannya, Bupati Don berharap kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Adat Kawa supaya bisa memperhatikan keberadaan kampung tersebut.

"Dibahu kalian nasib, kampung ini kedepan kami letakan. Ketika besok lusa kami sudah tidak ada lagi maka kamu dapat melanjutkan).
Apa yang kami buat hari ini menjadi rekaman. Jejak digital kita tersimpan. Komitmen yang kita buat hari ini akan ditagih oleh mereka," ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Aesesa Oskar Yoseph Amekae Sina, SSTP, Kepala Kantor Kesbangpol Pius Dhari, Sekretaris Dinas P&K Yosefina H. Hutmin, SP, Plt. Kadis Pariwisata Rustien Triatmi SP, Kepala Desa Labolewa Marselinus Ladho, para tokoh adat dan tokoh masyarakat Kampung Adat Kawa serta para undangan lainnya. (*)

Baca Berita Nagekeo Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved